Berita

PKS salurkan bantuan melalui Ikatan Dokter Indonesia (IDI)/Istimewa

Politik

PKS Realisasikan Pemotongan Gaji Anggota DPR Dan Langsung Salurkan APD

KAMIS, 26 MARET 2020 | 18:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bantuan sejumlah alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis disalurkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Bantuan diberikan sebagai bentuk konkret kepedulian untuk memenuhi kebutuhan APD yang dikeluhkan para dokter dan tenaga medis di berbagai rumah sakit di tengah ancaman Covid-19. Bantuan juga disalurkan melalui Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

"Tidak ingin berpolemik panjang soal kelambatan pemenuhan APD bagi pahlawan medis, PKS berinisiatif membantu dalam batas kemampuan dan kewenangan," kata Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini dalam keterangannya, Kamis (26/3).


Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan realisasi dari pemotongan gaji anggota DPR RI Fraksi PKS di bulan Maret ini. Bantuan tersebut diakui tak seberapa dibanding kebutuhan para tenaga medis. Oleh karenanya, PKS mengajak semua komponen untuk menggalang bantuan dan kepedulian.

Pemberian bantuan dinilai lebih konkret dibanding hanya saling menyalahkan di tengah wabah Covid-19.

"Mulai dari pejabat publik, anggota legislatif, struktur pusat-daerah hingga kader di akar rumput untuk membantu semaksimal mungkin dengan menggalang donasi, pengadaan APD gratis, penyemprotan disinfektan gratis, hingga bantuan sembako bagi kelompok masyarakat miskin yang terdampak parah," tegas Jazuli.

"Bahkan sebelumnya, fraksi juga telah menginstruksikan gerakan pembagian masker dan disinfektan gratis bagi rumah-rumah ibadah," ungkapnya.

Diharapkan, bantuan yang diberikan tersebut bisa membuat para tenaga medis lebih fokus dalam menjalankan tugas mulianya menyembuhkan para pasien corona yang kian hari kian bertambah di Indonesia.

"Kepada pemerintah, kita tetap mendesak agar distribusi APD yang telah didaatangkan bisa dilakukan dengan cepat dan merata sesuai kebutuhan tenaga medis di berbagai rumah sakit. Pemerintah juga harus lebih sigap dan cepat menggalang bantuan dari sektor swasta dan masyarakat luas," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir pula Ketua IDI, Daeng M Faqih, Wakil Ketua Fraksi PKS, Adang Dorojatun dan Ketua Genta PKS, Naharus Surur. Bantuan PKS diserahkan dan diterima langsung oleh Daeng M Faqih di Kantor Pusat IDI Jakarta.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya