Berita

DPP APPSI, Ferry Juliantono/Net

Bisnis

Ferry Juliantono: Pedagang Pasar Butuh Stimulus Di Tengah Wabah Corona

RABU, 25 MARET 2020 | 22:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah pusat diminta untuk memberi perhatian lebih kepada para pedagang pasar yang tergabung dalam Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) usai terdampak virus corona yang makin meluas.

Ketua Umum Dewan Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPP APPSI), Ferry Juliantono mengatakan, pemerintah bisa melakukan pemberdayaan melalui pemberian stimulus, subsidi, serta bantuan yang diperlukan.

Tak hanya itu, petani, peternak, nelayan, maupun komponen UMKM beserta jaringan koperasi rakyat juga perlu dilirik guna meningkatkan suplai di tengah wabah Covid-19.


"Pola bantuannya harus mengena dan bersifat langsung, bukan dengan jalan impor. Karena saat ini, negara produsen pun terkendala oleh virus corona serta tingginya nilai dolar AS terhadap rupiah," ujar Ferry dalam keterangannya, Rabu (25/3).

Sejauh ini, pasar rakyat sudah terbukti sanggup bertahan di tengah dinamika ekonomi yang sulit. Berdasarkan data yang ia miliki, jumlah pedagang pasar kini mencapai lebih dari 12 juta orang. Hal inilah yang harusnya diberdayakan oleh pemerintah.

"Ini adalah suatu jaringan distribusi yang dahsyat sekaligus efektif untuk melakukan stabilisasi kebutuhan bahan pokok demi terjadinya penguatan produksi nasional, mengingat para pedagang pasar merupakan akses pasar langsung bagi para pelaku usaha di UMKM, termasuk untuk kelompok petani dan nelayan," sambung Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini.

Oleh karenanya, ia meminta pemerintah memberikan stimulus khusus kepada pedagang pasar melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan metode penyaluran melalui koperasi pedagang pasar (KOPPAS) yang melakukan seleksi pedagang.

Berkenaan dengan wabah virus corona, bantuan berupa masker hingga penyemprotan disinfektan di pasar-pasar juga penting dilakukan agar para pedagang tak terjangkit Covid-19.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya