Berita

Herman Deru/Net

Nusantara

Antisipasi Corona, Gubernur Sumsel Kucurkan Dana Rp 100 M Hingga Siapkan Wisma Atlet Dan Asrama Haji

RABU, 25 MARET 2020 | 15:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serius dalam rangka mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) yang sekian masif.

Selain merealokasikan dana Rp. 100 miliar, Gubernur Sumsel Herman Deru juga sudah menyiapkan Wisma Atlet Jakabaring dan Asrama Haji Palembang
untuk menampung jika pasien corona membludak di Sumsel.

Gubernur HD mengatakan, upaya tersebut dilakukan merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) nomor 4/2020 yang memerintahkan agar kementerian dan lembaga mengalihkan anggaran untuk menangani pandemik corona saat ini. Dana tersebut merupakan dana tahap awal yang digelontorkan Pemprov Sumsel.

Gubernur HD mengatakan, upaya tersebut dilakukan merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) nomor 4/2020 yang memerintahkan agar kementerian dan lembaga mengalihkan anggaran untuk menangani pandemik corona saat ini. Dana tersebut merupakan dana tahap awal yang digelontorkan Pemprov Sumsel.

"Yang pasti dana Rp. 100 miliar itu adalah dana awal yang kita alokasikan untuk penanganan Covid-19 ini. Dana tersebut utamanya kita alihkan dari anggaran perjalanan dinas dan seremonial," kata HD, Rabu (25/3).

Dana tersebut diketahui nantinya fokus digunakan dalam penanganan corona. Bahkan, bukan tidak mungkin Pemprov Sumsel akan menambah jumlah dana yang digelontorkan dengan melihat situasi dan kondisi ke depan.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Sumsel juga menggandeng Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Tentu itu (dana) digunakan untuk pencegahan Covid-19. Harus difokuskan, kita juga bisa meminta bantuan BPKP dalam pelaksanaannya," tuturnya.

Tidak hanya itu, dia juga memberikan perhatian serius kepada tenaga medis yang bertugas. Dimana saat ini, HD menegaskan pihaknya sudah merumuskan kenaikan insentif untuk para tenaga medis.

Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat peran dari tenaga medis memang sangat dibutuhkan dalam penanganan virus mematikan ini.

"Utamanya memang untuk masyarakat, namun tenaga medis juga tidak bisa dilupakan. Mereka garda terdepan dan berhadapan langsung dengan Covid-19 ini. Sudah kita rumuskan kenaikan itu," tegasnya.

Selain itu, dalam penanganan corona, Pemprov Sumsel juga menyiapkan 2 ribu ruang karantina untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Ruang-ruang tersebut masing-masing berada di Wisma Atlet dan Asrama Haji.

"Langkah itu dipilih jika tempat isolasi di rumah sakit tidak bisa lagi menampung pasien suspect Covid-19," demikian Gubernur HD.

Saat ini Pemprov Sumsel telah menyiapkan 60 ruang isolasi di berbagai rumah sakit di Palembang. Dimana 24 diantaranya berada di RSMH, sementara sisanya berada di RS Siti Fatimah, RS Ernaldi Bahar, RS Paru, RS Gigi dan Mulut, dan RS Mata. Tidak hanya itu, rumah sakit milik Pemkot, Kabupaten, TNI, Polri hingga swasta juga akan dipersiapkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya