Berita

Joko Widodo foto bersama para pendukungnya/Net

Politik

Adhie Massardi: Jokowi Sendirian Lawan Corona, Ke Mana Para Relawan?

SELASA, 24 MARET 2020 | 23:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wabah virus corona yang menjangkit tanah air, kian hari kian menyebar. Jumlah pasien yang dinyatakan positif virus Covid-19 pun terus bertambah.

Berdasarkan data Selasa (24/3), jumlah pasien positif corona mencapai angka 686 kasus, melonjak 107 kasus dari hari sebelumnya.

Pemerintah pun kini berjibaku untuk menangani virus yang pertama kali mencuat di Wuhan, China. Mulai dari memberlakukan kebijakan kerja dari rumah atau work from home, menyulap Wisma Atlet Kemayoran sebagai Rumah Sakit Darurat, hingga mengimpor alat kesehatan dari China.


Namun demikian, ada yang luput dari beragam kinerja pemerintah dalam penanganan virus corona.

Adalah Adhie Massardi. Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini menyoroti kinerja Presiden Joko Widodo yang tampak sendirian tanpa didampingi para pendukungnya, dalam hal ini pendukung yang tak masuk lingkaran pemerintahan.

Padahal dalam gelaran Pilpres 2019 lalu, sang petahana yang berpasangan dengan KH Maruf Amin mendapat dukungan cukup banyak dari para relawan. Namun kini, para relawan seakan tenggelam tanpa peran.

Mantan jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini pun sempat menyinggung salah satu relawan yang menjadi sorotan usai Pilpres berakhir, yakni Rakyat Militan Jokowi yang justru diperbincangkan usai mencekik petugas polantas lantaran tak terima ditilang.

"Tapi bukan itu yang mau dibahas. Selain 'Rakyat Militan Jokowi', banyak kelompok relawan Pak Joko Widodo. Paling dibicarakan ProJo dan JasMev," kata Adhie Massardi di akun Twitternya, Selasa (24/3).

Sejauh ini, ia justru belum melihat para relawan Jokowi-Maruf bermunculan di tengah bangsa Indonesia yang sedang berjuang menghadapi wabah yang telah merenggut 55 nyawa warga Indonesia.

"Pertanyaanya, di mana sekarang? Pak Joko Widodo kini kok alone vs Covid-19?" kritiknya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya