Berita

Sandiaga Uno/Net

Nusantara

Disiplin Saat Jalani Social Distancing, Sandiaga Ingatkan Misi Pejalanan Rasul Saat Isra Miraj

SELASA, 24 MARET 2020 | 15:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, turut merasa sedih karena tidak bisa meramaikan masjid terutama pada saat momen Isra Miraj kemarin.

Ia merasakan suasana yang berbeda dari biasanya. Pada momen 27 Rajab 1441 H, yang jatuh pada tanggal 22 Maret kemarin ia mengatakan semua tidak bisa merayakannya secara bersama-sama di tempat ibadah.

"Ini semua demi menjaga diri kita, juga orang lain, dan demi menghentikan penyebaran virus corona," ujar Sandiaga dengan prihatin.


"Kita diam di rumah, kita diingatkan betapapun tingginya pencapaian manusia, Allah Subhanahu Wa Ta'ala lebih besar dari segalanya. Manusia sebenarnya makhluk yang rapuh di mataNya di mata Allah Subhanahu Wa Ta'ala," ujar Sandiaga dalam video perenungannya di akun Instagram, Selasa (24/3).

Inilah saat yang tepat bagi kita merenungi perjalanan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, keajaibannya kita terima sebagai mukjizat, esensinya kita jadikan sebagai pelajaran bahwa setiap perjalanan adalah sebuah misi untuk memperbaiki diri dan membawa kebaikan untuk banyak orang, katanya lagi.

Sandiaga mengimbau agar masyarakat Muslim belajar pada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, bahwa setiap perjalanan beliau senantiasa menjadi catatan penting dalam sejarah misi suci.

Sandiaga juga mengingatkan tentang misi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang menjemput perintah shalat 5 kali dalam sehari semalam 24 jam, sebanyak 17 rakaat. Inilah disiplin yang dikirimkan dari langit fiqih, salat menuntun umat Islam menjadi pribadi yang bersih, menjaga wudhu , fokus, dan ikhlas.

"Bukankah itu yang kita butuhkan saat virus corona yang menjadi pandemi saat ini? Disiplin menjadikan kita patuh tinggal di rumah dan menjaga jarak sosial distancing dan physical distancing. Bersih membuat kita bisa mengantisipasi virus yang melekat di tubuh. fokus mendorong kita tetap bekerja untuk ada di rumah."

Seharusnya umat Islam menjadi garda terdepan penanganan pandemik, menjadi teladan bagi sesama lewat perintah langit yang dijemput oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, ujar Sandi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

Bakamla Kirim KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:40

Intelektual Muda NU: Pelapor Pandji ke Polisi Khianati Tradisi Humor Gus Dur

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:22

Gilgamesh dan Global Antropogenik

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:59

Alat Berat Tiba di Aceh

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:45

Program Jatim Agro Sukses Sejahterakan Petani dan Peternak

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:22

Panglima TNI Terima Penganugerahan DSO dari Presiden Singapura

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:59

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Mengawal Titiek Soeharto

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:25

Intelektual Muda NU Pertanyakan Ke-NU-an Pelapor Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:59

Penampilan TNI di Pakistan Day Siap Perkuat Diplomasi Pertahanan

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:42

Selengkapnya