Berita

Mike Ryan/Net

Dunia

WHO: Lockdown Tak Cukup Untuk Hentikan Penyebaran Virus Corona

SELASA, 24 MARET 2020 | 09:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyoroti kebijakan lockdown yang dilakukan di banyak negara untuk menghentikan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Dikatakan oleh Pakar Darurat Utama WHO, Mike Ryan, perlu ada langkah-langkah kesehatan lain yang diperlukan untuk memastikan virus tidak muncul lagi.

"Yang benar-benar perlu kita fokuskan adalah menemukan mereka yang sakit, mereka yang memiliki virus, lalu mengisolasi mereka, menemukan kontak mereka, dan mengisolasi mereka," ujarnya ketika melakukan wawancara pada Minggu (22/3) di televisi.


"Bahayanya sekarang dengan penguncian, jika kita tidak menerapkan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang kuat sekarang, ketika pembatasan gerakan dan penguncian itu dicabut, bahayanya penyakit ini akan melompat kembali," lanjut Ryan seperti dimuat Reuters.

Ryan kemudian menyebutkan China, Singapura, dan Korea Selatan sebagai contoh. Di ketiga negara tersebut dilakukan pembatasan yang ketat di mana pengujian massal dilakukan pada setiap suspect yang seharusnya dicontoh oleh Eropa yang saat ini menjadi pusat penyebara virus.

"Setelah kami menekan transmisi, kami harus mencari virusnya. Kita harus berjuang melawan virus," tegas Ryan.

Saat ini, sebagian besar negara Eropa bahkan Amerika Serikat sudah memberlakukan pembatasan, bahkan lockdown untuk memerangi virus. Di mana sekolah, tempat ibadah, toko, hingga restoran ditutup dan warga harus tetap tinggal di dalam rumah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya