Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Minta Segera Lockdown, Fadli Zon: Kita Sama-sama Menyayangi Rakyat Dan Negara Ini

SENIN, 23 MARET 2020 | 19:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo terkait wabah virus corona atau Covid-19 yang semakin hari penyebarannya terus mengalami peningkatan.

Dia secara terbuka mengharapkan Presiden Jokowi untuk segera melakukan lockdown kota terparah yang terjangkit corona dalam hal ini Jakarta.

Namun begitu, Fadli Zon memahami pertimbangan pemerintah belum melakukan lockdown, mengingat Jakarta merupakan urat nadi perekonomian nasional.


"Saya sepenuhnya memahami, dalam wacana lockdown kota Jakarta, dilema terbesar kita adalah Jakarta bukan hanya urat nadi bagi perekonomian dan politik nasional, tapi kini telah menjadi episentrum wabah Covid-19," kata Fadli Zon dalam surat terbukanya, Senin (23/3).

"Di satu sisi, kebijakan lockdown dikhawatirkan akan memukul rakyat kecil yang menyandarkan pendapatannya pada kerja-kerja harian. Namun di sisi lain, jika tak dibuat kebijakan tegas seperti lockdown, dikhawatirkan kita tak akan bisa membatasi penyebaran virus ini ke depannya," sambungnya.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, apapun pilihan kebijakan yang akan diambil pemerintah, akan sulit disangkal dalam tiga hingga enam bulan kedepan krisis Covid-19 dan krisis ekonomi, akan terjadi jika tidak segera dilakukan langkah antisipatif.

"Pada akhirnya akan sampai di titik yang sama, dari manapun dimulainya. Dengan kata lain, mulai dari manapun, pada akhirnya kita akan sampai di titik yang sama," kata Ketua BKSAP DPR ini.

"Jadi, Pak Jokowi, Bapak akan mengatasi krisis ini mulai dari mana?," imbuhnya menekankan.

Lanjutnya, ini pun mengungkapkan alasan dirinya yang belakangan justru kerap mengeluarkan statemen keras terhadap pemerintah.

Menurutnya, semata-mata hanya bentuk kepeduliannya terhadap puluhan nyawa yang melayang sekaligus menjalankan tugas pengawasan selaku  anggota parlemen.

"Surat terbuka ini saya sampaikan karena saya yakin kita sama-sama menyayangi rakyat dan negara ini. Kalau saya mengkritisi kebijakan penanganan Covid-19, itu semata-mata dalam rangka tugas pengawasan, agar berbagai kebijakan tersebut tepat dan cepat," katanya.

"Sekali lagi, saran saya lockdown sementara," imbuhnya menegaskan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya