Berita

Presiden Jokowi saat meninjau wisma atlet/Istimewa

Politik

Pujian Setinggi Langit Untuk Pemerintah Berubah Selang Satu Jam, Demokrat: Ampun...

SENIN, 23 MARET 2020 | 18:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ungkapan kekecewaan disampaikan Ketua DPP Demokrat, Jansen Sitindaon terhadap langkah pemerintah dalam mengatasi wabah virus corona di Indonesia.

Awalnya, Jansen sempat memberikan apresiasi kepada pemerintah yang mengalihfungsikan Wisma Atlet Kemayoran sebagai tempat penanganan darurat virus corona atau Covid-19.

"Mantap Pak Presiden. Kita apresiasi tinggi Pak," kata Jansen di akun Twitternya, Senin (23/3).


Ia berharap langkah alihfungsi tersebut bisa diterapkan di sejumlah Provinsi yang turut terpapar virus corona.

Jansen bahkan menilai kinerja pemerintah sudah terlihat terukur dan terencana. Hal itu terlihat dengan persiapan kebutuhan medis yang mulai dipenuhi dan dikirim ke Wisma Atlet.

Namun selang satu jam dari unggahan yang berisi apresiasinya itu, kekecewaan muncul dari politisi partai yang kini dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu. Kekecewaan tersebut berkenaan dengan pemberitaan salah satu media yang menyebut sebagian alat uji virus corona tak sesuai dengan standar WHO.

"Ampunn... Baru saja tadi twittku mengapresiasi kerja pemerintah yang beberapa hari ini sudah mulai terukur, terencana, dan meyakinkan. Membaca liputan Tempo jadi meruntuhkan keyakinan itu. Pak Jokowi, dr Terawan atau dr Yurianto dan Kemenkes RI baiknya segera mengklarifikasi ini," demikian Jansen yang menyertakan tautan pemberitaan Tempo.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya