Berita

Meutya Hafid (berjaket hitam)/Net

Politik

Meutya Hafid: Jangan Tunda Distribusi Alat Kesehatan Bantuan China

SENIN, 23 MARET 2020 | 17:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid pastikan Parlemen ikut mengawal bantuan peralatan kesehatan dari China yang akan digunakan untuk penanganan virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Peralatan kesehatan yang merupakan operasi bantuan kemanusiaan (Humanitarian Aid) ini digagas oleh Kementerian Pertahanan RI dan Mabes TNI atas bantuan Kemhan China serta dukungan corporate social responsibility (CSR) sejumlah perusahaan China yang berinvestasi di Indonesia.

"Kenapa ini perlu di kawal, karena ini peran TNI di luar postur program dan anggaran di tahun 2020. Karena ini musibah atau bencana besar apalagi proses pengangkutannya juga menggunakan pesawat Hercules TNI,” kata Meutya dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/3).


Menurutnya, bantuan peralatan kesehatan berupa alat-alat kesehatan (Alkes), seperti rapid test dan alat pelindung diri (APD) ini merupakan bantuan tahap pertama.

Pesawat Hercules TNI, kata politisi Partai Golkar ini, rencananya akan kembali terbang untuk mengambil bantuan berupa barang-barang kesehatan lebih lanjut.

Dia menekankan kepada pemerintah agar bantuan yang diterima pada hari ini bisa digunakan dan didistribusikan dengan segera kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

"Segera didistribusikan, jangan sampai ada delay dalam pengiriman. Fokusnya selain Jakarta, jika mencukupi bantuan kesehatan itu bisa dipasok ke daerah-daerah lain yang sudah positif terkena wabah virus Corona," ujarnya.

Bantuan yang diberikan pemerintah China berupa alkes, seperti rapid test dan APD untuk tenaga kesehatan.

Kementerian Pertahanan RI bersama Mabes TNI mengambil langsung bantuan tersebut dengan menggunakan pesawat udara militer milik TNI AU.

Pesawat angkut berat C130 Hercules itu berangkat Sabtu (21/3) ke China, dan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (23/3).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya