Berita

Tim medis yang tangani virus corona/Net

Politik

Jokowi Beri Santunan Rp 300 Juta Untuk Dokter Yang Meninggal Saat Tangani Covid-19

SENIN, 23 MARET 2020 | 11:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kabar duka cita akibat wabah virus corona baru (Covid-19) masih terus berdatangan hingga hari ini. Bahkan, terdapat enam orang dokter yang dikabarkan meninggal saat bertugas menangani virus corona.

Setidaknya hal itu dikabarkan langsung oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) lewat akun Instagramnya, @ikatandokterindonesia, pada Minggu (22/3) kemarin.

"IDI berduka cita yang amat dalam atas berpulangnya sejawat-sejawat anggota IDI sebagai korban pandemik Covid-19," demikian keterangan IDI dengan mengunggah foto 6 dokter yang meninggal.


Untuk enam dokter tersebut masing-masing adalah, Hadio Ali, Djoko Judodjoko, Laurentius, Adi Mirsaputra, Ucok Martin, dan Toni D. Silitonga.

Terkait hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyampaikan bela sungkawanya.

"Saya ingin mengucapkan duka cita mendalam atas berpulangnya dokter, perawat dan tenaga medis. Yang telah berpulang kepada Allah SWT," ucap Jokowi seusai meninjau kesiapan RS Darurat di Wisma Atlet Kemayoran, Jalan Danau Sunter Barat, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/3).

Para dokter tersebut, disampaikan mantan gubernur DKI Jakarta ini, telah berdedikasi berjuang sekuat tenaga dalam rangka menangani virus corona.

"Oleh karenanya, atas nama pemerintah, negara, dan rakyat, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras beliau-beliau dalam mendedikasikan penanganan Covid-19," ujar Jokowi.

Tak hanya menyampaikan duka cita, Jokowi juga menyampaikan apresiasi pemerintah terhadap enam orang dokter tersebut, yakni berupa uang santunan.

"Kemudian juga akan diberikan santunan kematian sebesar Rp 300 juta," demikan disebutkan Jokowi.

"Ini hanya berlaku untuk daerah yang menyatakan tanggap darurat," pungkasnya. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya