Berita

Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

IPO: Kesalahan Fatal Jokowi, Tunjuk Terawan Jadi Menkes

SENIN, 23 MARET 2020 | 11:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintahan Presiden Joko Widodo dianggap tak bisa melakukan pemetaan sebaran virus Corona atau Covid-19 di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah ketidakmampuan Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan dalam menggalang informasi dari para ahli medis di seluruh Indonesia.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengatakan, putusan Presiden Jokowi menunjuk Terawan sebagian Menkes adalah sebuah kesalahan fatal. Lantaran Terawan tidak memiliki hubungan baik dengan ahli medis di Indonesia.

"Hasilnya, ia bekerja sendiri dengan insting, bukan dengan sistem," ucap Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/3).


Akibat tidak miliki kedekatan dengan ahli medis di Indonesia, lanjut Dedi Kurnia, pemerintah terkena dampak dengan tidak memiliki pengetahuan cukup terkait peta sebaran virus corona.

"Lihat saja selama ini bukan ahli medis yang dipercaya untuk dialog, tetapi influencer. Terawan sendiri tidak menghimpun para ahli relevan untuk sekadar lakukan penanganan. Jadi wajar jika pemerintah tidak memiliki pengetahuan cukup terkait peta sebaran, bahkan strategi penanggulangan yang paling dekat dengan keberhasilan," jelas Dedi Kurnia.

Dengan demikian, Dedi Kurnia mengaku setuju dengan pernyataan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) agar pemerintah segera melakukan Lockdown atau karantina wilayah agar penyebaran virus corona tidak semakin meluas.

"Dengan kondisi tidak miliki data sebaran, peta persoalan, maka Lockdown adalah pilihan terbaik," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya