Berita

Adian Napitupulu/Net

Politik

Adian Napitupulu: Bebaskan Importir Alkes Dari Birokrasi, Agar Rakyat Selamat

SENIN, 23 MARET 2020 | 11:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, mendesak pemerintah untuk membebaskan para importir yang akan memasukkan alat-alat kesehatan dan medis terkait corona dari birokrasi impor.

Dengan demikian, kata Adian, alat-alat medis akan tersedia dan membanjiri di banyak tempat di pusat perbelanjaan modern, bahkan hingga ke kios-kios di pasar tradisional.

“Dalam situasi ini, lebih baik kebanjiran daripada kekurangan,” ujar Adian lewat keterangannya, Senin (23/3).


Menurutnya, jika keran impor dibuka untuk siap saja tanpa birokrasi yang berbelit dan dimonopoli penuh baik anggaran dan distribusinya oleh pemerintah, maka tugas pemerintah menjadi lebih ringan.

“Berikutnya diambil alih oleh banyak orang, dan pemerintah mengambil peran sebagai pengontrol kualitas dan membuat patokan Harga Eceran Tertinggi untuk setiap jenis alat medis itu,” katanya.

“Kalau negara bisa memanfaatkan para importir dan pedagang maka alat medis itu bisa sampai ke seluruh pelosok pedalaman dengan harga murah tanpa menguras anggaran pemerintah,” tambahnya.

lanjut Adian, pemerintah bisa menghemat anggaran yang ada untuk digunakan kepada hal lain. Seperti pembangunan rumah sakit untuk karantina, subsidi obat, dan alat medis untuk orang-orang yang tidak mampu.

“Dalam situasi darurat Corona seperti saat ini biarkan saja importir mendapat sedikit untung, pedagang bahkan apotik, warung warung juga mendapat sedikit untung, itu tidak masalah. Karena masalah mendesak dan terpenting saat ini adalah, rakyat selamat!” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya