Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Nusantara

Sri Mulyani: Tolong Lindungi 80.000 Pegawai Kemenkeu Untuk Saya

SENIN, 23 MARET 2020 | 10:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wabah virus corona semakin menambahkan angka kasusnya di Indonesia. Per Minggu (22/3) tercatat sebanyak 514 kasus positif virus corona dan angka kematian mencapai 48 orang.

Angka ini tentu sangat mengkhawatirkan. Pemerintah pun tidak tinggal diam. Berbagai langkah diupayakan untuk mencegah penularannya dan berusaha menyelamat jutaan warga Indonesia.  

Namun,  pemerintah tidak bisa berjuang sendiri melawan wabah Covid-19. Perlu adanya peran serta dari masyarakat agar langkah-langkah pemerintah bisa berjalan baik.


"Setiap langkah kecil yang dilakukan masyarakat untuk menerapkan social distancing, tidak panic buying, patuh mengikuti instruksi dan protokol pemerintah, itu menjadi sangat berarti untuk percepatan penanganan wabah ini," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani, Senin (23/3).

Di dalam situasi yang luar biasa ini, semua pihak dituntut untuk bekerja keras. Sri Mulyani mengimbau kepada seluruh pimpinan di Kemenkeu untuk maksimalkan proses kerja dari rumah (work from home). Sementara pekerjaan yang dilakukan di kantor adalah sesuatu yang hanya bersifat sangat mendesak (urgent).

"Tolong, lindungi aset terbesar Kemenkeu, sebanyak 80.000 pegawai yang saya cintai, untuk saya," pesan Sri Mulyani dalam unggahan videonya dua jam yang lalu.

"Kepada Pegawai Kemenkeu, kalian adalah insan terbaik negeri ini, tolong jaga kesehatan dan keselamatan kalian agar bisa terus berkontribusi maksimal bagi pelaksanaan tugas. Kita harus bekerja seefektif mungkin untuk bisa mempercepat penanganan wabah Covid-19 ini," lanjut Sri Mulyani.

Kepada pegawai yang masih tetap harus memberikan pelayanan di garis depan, Sri Mulyani memberikan apresiasinya. Ia berulang kali berpesan agar mempersenjatai diri dengan alat kesehatan dan daya tahan tubuh yang baik.

"Terapkan prosedur mencuci tangan sesering mungkin dan social distancing. Social distancing adalah keharusan, itu adalah cara kita untuk tidak saling mendapatkan atau menularkan Covid-19," pesan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Ia berharap jajarannya bisa membantu menyebarkan informasi yang menenangkan untuk masyarakat dan bersama-sama bergotong royong untuk pencegahan wabah ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya