Berita

Penyemprotan disinfektan kepada ojek online di Jatim/Istimewa

Kesehatan

Langsung Dipantau Gubernur Jatim, Ratusan Ojol Disemprot Disinfektan

MINGGU, 22 MARET 2020 | 17:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jawa Timur menjadi salah satu Provinsi yang cukup tanggap terhadap wabah virus corona atau Covid-19.

Kali ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perhubungan Provinsi Jatim melakukan penyemprotan disinfektan kepada pengendara ojek online (Ojol) di Tugu Pahlawan, Frontage A. Yani, dan depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (22/3).

Diperkirakan, sebanyak 600 Ojol disemprot disinfektan di tiga tiitk lokasi tersebut. Penyemprotan ini bahkan dipantau langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.


Dijelaskan, penyemprotan disinfektan ini secara efektif sudah dilakukan sejak Senin (16/3) lalu. Pemyemprotan telah dilakukan di tempat ibadah, fasilitas umum, fasilitas sosial, terminal  hingga pondok pesantren.

“Kami menyisir ada masjid, pesantren, gereja, kemudian ada tempat-tempat fasilitas umum, fasilitas sosial. Kemudian tiga hari yang lalu mulai menyemprot disinfektan untuk kendaraan-kendaraan transportasi umum dan roda dua. Kalau transportasi umum sudah dari Senin yang lalu,” ujar Khofifah.

Penyemprotan disinfektan juga akan dilakukan di lima Bakorwil Pemprov Jatim dan akan menyasar fasilitas umum dan fasilitas sosial di sekitarnya.

Selain itu, Pemprov juga telah memberikan vaksin pada awak media di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Menurut Khofifah, hal tersebut sebagai bentuk pencegahan penularan Covid-19.

“Hari ini anak muda dan sehat, bisa saja berpotensi terpapar jika tidak diantisipasi  dengan berbagai langkah pencegahan. Konfirmasi dinamika berbagai penyebaran Covid-19 ternyata perlu kewaspadaan serius. Maka kehati-hatian kita, kewaspadaan kita itu menjadi kunci utama bagaimana kita tetap sehat dan tidak terpapar,” tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya