Berita

Gerakan bagi-bagi masker PKS di Serang/Istimewa

Politik

Di Serang, Fraksi PKS Bagi-bagi Masker Gratis Dan Semprotkan Disinfektan Di Rumah Ibadah

SABTU, 21 MARET 2020 | 23:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah masjid besar di Serang, Banten, menjadi target gerakan bagi-bagi masker gratis oleh Fraksi PKS. Tak hanya masker, tim relawan yang dipimpin oleh Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, itu juga menyemprotkan cairan disinfektan.

"Saya turun langsung menyambangi masjid-masjid di wilayah Serang-Cilegon Provinsi Banten. Luar biasa antusiasme takmir masjid, banyak sekali masjid yang mendaftar dan meminta untuk disemprot disinfektan secara gratis. Kita akan kerjakan sesuai prioritas," ungkap Jazuli dalam keterangannya, Sabtu (21/3).

Anggota DPR RI dapil Banten ini mengatakan, gerakan bagi-bagi masker sengaja dicanangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah wabah virus carona.


"Dalam keterbatasan kemampuan kami, Fraksi PKS tetap berikhtiar untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat dalam menghadapi virus corona atau Covid-19 ini," katanya.

Diharapkan, kegiatan ini bisa mengurangi risiko penularan wabah yang berasal dari Wuhan, China tersebut di Indonesia.

"Secara khusus kami berpesan kepada masyarakat, jaga kesehatan dan stamina tubuh, bersihkan diri dan lingkungan secara tertib serta batasi diri keluar rumah dan mendatangi keramaian. Ikuti instruksi pemerintah itu sikap terbaik saat ini," pungkas Jazuli.

Gerakan ini mendapat respons baik dari masyarakat dan takmir masjid. Salah satu takmir Masjid Nurul Iman di Kecamatan Waringinkurung Serang, Ustaz Parjiman, mengatakan gerakan Fraksi PKS ini sangat dibutuhkan. Ia mengaku, DKM sempat kesulitan mengakses layanan disinfektan ke pihak-pihak terkait termasuk alat dan cairannya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya