Berita

dr. Andi Khomeini Takdir/Net

Kesehatan

dr. Andi Khomeini Takdir: Tidak Semua Batuk, Pilek, Dan Flu Gejala Covid-19

SABTU, 21 MARET 2020 | 11:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Catatan Redaksi: Berita ini mengalami penulisan ulang. Termasuk perubahan judul. Karena mengandung bagian yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalahpahaman di kalangan pembaca.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Andi Khomeini Takdir, yang juga dikenal sebagai pendiri Junior Doctors Network (JDN), dalam salah satu twitnya Sabtu pagi (21/3) menuliskan pengalamannya memberikan nasehat atau advise kepada seorang teman yang sedang mengalami gangguan kesehatan.

Sepintas, gejala yang yang diceritakan sang teman mirip dengan apa yang di dalam twit itu ditulis dr. Andi sebagai “itu”.


Maka dr. Andi menyarankan kepada sang teman agar mengkonsumsi 1.000 IU vitamin D dan 2.000 mg vitamin C.

Ia juga menyarankan agar sang teman meminum wedang jahe dua kali sehari. Juga penting untuk makan enak dan sehat.

Masih dalam twit yang sama dr. Andi mengatakan Sabtu pagi ini kondisi temannya itu sudah membaik, dan sudah dapat berjemur pula.

Dalam twit berikutnya, dr. Andi mengatakan tidak semua batuk, pilek, dan flu adalah gejala Covid19.

“Bisa common cold dan flu biasa, yang lagi lelah/stres,” tulisnya lagi.

“Kondisi teman gw (saya) adalah ditengah keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan tenaga dan dana. Yang bisa gw beri adalah advis makanan, minuman dan istirahat saja,” demikian dr. Andi.

Twit dr. Andi ini adalah bagian dari serangkaian twit yang disampaikannya terkait dengan penanganan penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Awalnya ia  mengusulkan agar pemerintah membangun rumah sakit khusus untuk pasien Covid-19 di pulau reklamasi di utara Jakarta.

“Sekalian kompleks riset dan development untuk vaksin, kit diagnostik, dan obat-obatan,” tulisnya seraya “menyenggol akun Twitter milik Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta.

“Semoga berkenan. Untuk kebaikan seluruh rakyat,” sambungnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya