Berita

Joko Widodo dan Doni Monardo/Net

Politik

Abaikan Menkes, Jokowi Bisa Tunjuk Doni Monardo Segera Lakukan Rapid Test

JUMAT, 20 MARET 2020 | 12:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto silang pendapat mengenai kebijakan rapid test terkait virus corona (Covid-19).

Jokowi meminta agar rapid test dilakukan guna mencegah terjadinya lockdown, sementara Menkes menyampaikan bahwa rapid test bukanlah standar World Health Organization (WHO).

Namun demikian, Menkes menyebut metode rapid test bisa digunakan sebagai penyelidikan awal virus corona pada tubuh manusia.


Menyikapi hal tersebut, pengamat politik dari Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah menyampaikan, silang pendapat antara Presiden dan Menkes merupakan preseden buruk.

"Ini preseden buruk ketika elit eksekutif tidak solid dalam keputusan dan gagasan, padahal persoalannya sama. Kesalahan terbesar Presiden soal ini karena memilih Menkes yang merasa pintar sendiri sehingga sulit menerima masukan bahkan instruksi Presiden sekalipun," ujar Dedi kepada redaksi, Jumat (20/3).

Dia meminta Presiden mengabaikan arahan Menkes dan lebih memilih dan menunjuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 yang dipimpin Doni Monardo untuk segera melakukan rapid test.

"Presiden seharusnya bisa mengabaikan Menkes untuk sementara waktu, karena wabah ini menyangkut banyak kementerian, terlebih Presiden telah menunjuk komandan khsusus kasus ini yang dipimpin kepala BNPB," demikian Dedi Kurnia Syah.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya