Berita

Presiden Jokowi (sebelah kanan)/Net

Politik

Rupiah Anjlok, IHSG Ambruk, Jumlah Positif Corona Meningkat, Fadli Zon: Ayo Pak Jokowi Jangan Diam Seribu Bahasa!

KAMIS, 19 MARET 2020 | 16:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anjloknya nilai tukar rupiah yang tembus Rp 16.052 per dolar Amerika Serikat pada pukul 10.32 WIB, Kamis (19/3), hingga membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot akibat dampak ekonomi dari wabah virus corona meski disikapi secara serius dan segera oleh pemerintah.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk segera melakukan langkah antisipatif menghalau segala kemungkinan yang akan terjadi pada negara Indonesia. Sebab, korban virus corona terus mengalami peningkatan signifikan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dalam cuitan akun Twitter pribadinya beberapa saat lalu, Kamis (19/3).


"Ayo Pak @jokowi segera bicara di televisi dan media. Bicara pada rakyat apa yang sedang terjadi, rupiah rontok, IHSG ambruk, korban virus corona terus bertambah. Kita sebagai bangsa mau kemana? Apa strategi dan langkah-langkah," kata Fadli Zon.

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini berharap besar kepada Presiden Jokowi untuk tidak lagi berdiam diri menyikapi potensi ancaman serius yang sudah ada di depan mata. Ia meminta Presiden Jokowi untuk bertanggung jawab selaku kepala negara.

"Jangan ngeles, jangan diam seribu bahasa. Ini waktunya bicara dan bertanggung jawab!," tandasnya.

Sekadar informasi, data teranyar dari Gugus Tugas Penanganan virus corona tercatat jumlah kasus positif corona mengalami peningkatan dari sebelumnya 227 kini melonjak naik menjadi 309.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya