Berita

Abdul Kharis Almasyhari/Net

Politik

Prajurit TNI Juga Harus Sehat, Komisi I Dukung Langkah Prabowo Ambil Alkes Ke Shanghai

KAMIS, 19 MARET 2020 | 16:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari belum mengetahui arahan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto yang meminta Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengambil alat kesehatan di Shanghai, China.

"Saya belum tahu itu, karena kita kan masih reses," ucap Abdul Kharis saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/3).

Namun, politisi PKS ini menyampaikan, dalam keadaan darurat seperti saat ini, tidak masalah jika seorang menteri mengambil langkah strategis.


"Enggak masalah, enggak ada apa-apa. Selama ini untuk kepentingan bersama saya dukung-dukung saja. Kita membutuhkan juga tentara Indonesia yang sehat," ucapnya.

Abdul Kharis kembali menegaskan bahwa selama prosedur kesehatan dan keselamatan dilakukan, tak ada masalah jika Prabowo melakukan arahan untuk mengambil alat kesehatan di Shanghai.

"Sepanjang prosedur secara kesehatan dilalui enggak masalah. Saya berharap tentara kita harus dicek sehat," tandasnya.

Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay sebelumnya mendukung langkah Prabowo itu.

Pasalnya, kata politisi PAN ini, alkes yang dimiliki oleh Indonesia terbilang minim dan langka untuk kebutuhan tim medis. Belum lagi, tingginya harga alat kesehatan di tengah wabah virus corona membuat masyarakat kesulitan.

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto yang meminta Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengambil alkes ke Shanghai, China. Permintaan itu termuat dalam surat nomor B/667/III/2020 tertanggal hari ini, perihal Pengambilan Alat Kesehatan.  

Adapun alkes berupa disposable masks, n95 masks, protective clothing, goggles, gloves, shoe covers, infrared thermometer, dan surgical caps itu nantinya akan digunakan oleh Tim Medis Kemhan dan TNI guna pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus corona.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya