Berita

Saleh Partaonan Daulay (tengah)/Net

Politik

WABAH VIRUS CORONA

Pemerintah Bakal Sulap Wisma Atlet Jadi Ruang Isolasi, Komisi IX DPR: Segera Realisaikan

KAMIS, 19 MARET 2020 | 10:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah bakal menyulap Komplek Wisma Atlet menjadi rumah sakit sementara penanganan pasien virus corona (Covid-19) yang setiap hari bertambah.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay menyetujui langkah pemerintah tersebut.

"Saya kira, wisma atlet merupakan salah satu altenatif yang sangat baik untuk dijadikan sebagai tempat isolasi pasien. Pasalnya, wisma tersebut tidak selalu dipakai. Atau paling tidak, sangat mudah untuk dikosongkan dan dimodifikasi untuk kebutuhan ruang isolasi," ujar Saleh, Kamis (19/2).


Selain itu, kata Saleh, wisma atlet yang berada di Kemayoran, Jakarta Pusat mudah dijangkau oleh masyarakat lantaran letaknya berada di tengah ibukota. Sehingga, mobilitas orang-orang untuk membawa pasien akan lebih mudah.

Jika memang pemerintah mewacanakan hal tersebut, Saleh meminta agar pemerintah segera melaksanakannya mengingat jumlah pasien setiap hari bertambah.

Pasalnya, mereka yang terinfeksi harus segera diisolasi dan mendapatkan perawatan. Dengan begitu, potensi penyebarannya dapat dikanalisasi.

"Kalau masih di luar, itu sangat rentan menjangkiti yang lain. Mereka harus ditangani secara baik. Dan Wisma Atlet sangat cocok. Fasilitasnya bagus. Apalagi, saya dengar, wisma tersebut baru direnovasi," urainya.

Selain Wisma Atlet, pemerintah diminta untuk mencari tempat cadangan lainnya. Sebab, jika suatu saat nanti wisma tersebut penuh, harus dipastikan ada tempat penampungan yang lain.

"Semua harus ditangani. Tidak boleh ada yang merasa ditinggalkan. Lagian, pemerintah sudah berjanji akan memberikan pelayanan maksimal. Termasuk biaya pengobatan yang akan diambil dari APBN," demikian Saleh.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya