Berita

Puan Maharani/Net

Politik

GOTONG ROYONG TANGGULANGI CORONA

Ketua DPR Imbau Gedung Swasta Tidak Terpakai Bisa Difungsikan Sebagai RS Sementara

KAMIS, 19 MARET 2020 | 10:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Korban akibat wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia setiap hari bertambah. Per Rabu kemarin, tercatat ada 19 orang meninggal dunia, dari 277 orang yang positif terjangkit virus dari Kota Wuhan, China tersebut.

Ketua DPR RI Puan Maharani ikut mengimbau masyarakat bersatu menghadapi virus corona dan melakukan pencegahan mandiri di rumah masing-masing.

Politisi utama PDI Perjuangan ini juga mengucapkan terima kasih yang terdalam kepada seluruh dokter dan tenaga medis yang telah bekerja keras menanggulangi wabah Covid-19 ini.


"Karena itu, saya meminta masyarakat ikut meringankan beban mereka dengan melakukan tindakan-tindakan pencegahan secara mandiri. Seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan diri, keluarga dan lingkungan, makan makanan bergizi dan sehat, mengkonsumsi vitamin tambahan, rajin berolahraga agar tubuh tetap bugar," ujar Puan, Kamis (19/3).

Puan juga mengimbau masyarakat agar dapat bersikap positif, dan gotong royong mengatasi masalah pandemik ini.

"Sebab penanggulangan wabah corona membutuhkan kerja bersama, gotong royong, dari seluruh pihak; pemerintah, TNI, Polri, masyarakat, dan swasta,” paparnya.

"Pemerintah bersama TNI dan Polri bersinergi melalui upaya-upaya penanganan yang terintegrasi dan terpadu dalam memberikan edukasi, sosialisai, mitigasi, serta penanganan pasien," tambahnya.

Puan menambahkan masyarakat bisa mengambil peran pencegahan virus corona dengan ikut menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan, mendukung praktik social distancing dan mematuhi protokol penanganan wabah virus corona.

"Dan pihak swasta ikut mengambil peran dengan mendukung praktik bekerja dari rumah bagi para karyawannya, serta membantu penyediaan fasilitas kesehatan bagi penanggulangan. Gedung-gedung milik swasta yang tidak terpakai bisa difungsikan sebagai rumah sakit sementara," tutup mantan Menko PMK.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya