Berita

Mantan Menkes Siti Fadhilah/Net

Politik

Tiba-tiba Fahri Hamzah Menulis Surat Terbuka Untuk Jokowi Dan Prabowo, Isinya Minta Bebaskan Mantan Menkes Siti Fadhilah

KAMIS, 19 MARET 2020 | 07:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Secara mengejutkan  mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menuliskan cuitan yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Dalam cuitannya itu, Fahri meminta Jokowi dan Prabowo membebaskan Siti Fadhilah Supari, mantan Menteri Kesehatan RI, yang didakwa atas kasus korupsi alat kesehatan di Kementerian Kesehatan.
 
“Yang terhormat pak @jokowi dan pak @prabowo, Ini waktunya bapak membebaskan ibu siti Fadhilah Supari, seorang jenius Indonesia yang menjadi korban konspirasi jahat. Ia menjadi dosen, menjadi ahli dan memimpin penelitian di berbagai lembaga akademik puluhan tahun,” tulis Fahri dalam akun @fahrihamzah, Kamis (19/3).


Fahri menyebut, sejak dilantik sebagai Menteri Kesehatan, Siti Fadhilah sangat peduli dengan kesehatan rakyat. Ia juga peduli dengan isu kesehatan sebagai ketahanan nasional. Pandangan ini membuatnya sangat berhati-hati dengan kegiatan pihak luar, termasuk WHO dalam mengambil sumberdaya nasional.

Fahri mengaitkan Siti Fadilah Supari dengan Virus Flu Burung yang menewaskan sejumlah orang di Indonesia, serta konspirasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) dengan Amerika Serikat.

Diketahui, Siti Supari pernah berselisih atau konflik dengan WHO karena menolak pengambilan sample Virus Flu Burung dari Indonesia oleh WHO.

"Siti Fadilah mengakhiri pengiriman virus flu burung ke laboratorium WHO pada November 2006 karena ketakutan akan pengembangan vaksin yang lalu dijual ke negara-negara berkembang," ujar Fahri Hamzah mengutip laman Wikipedia yang ia tulis dalam cuitannya.

Pada tanggal 6 Januari 2008, Siti Fadilah merilis buku “Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung” yang berisi mengenai konspirasi Amerika Serikat dan WHO dalam mengembangkan "senjata biologis" dengan menggunakan virus flu burung.

“Bukunya dianggap membongkar konspirasi WHO dan AS. Siti Fadilah "membuka kedok" World Health Organization (WHO) yang telah lebih dari 50 tahun mewajibkan virus sharing yang ternyata banyak merugikan negara miskin dan berkembang asal virus tersebut,” ujar Fahri.

Fahri menilai, karena konspirasi WHO dan Amerika Serikat itulah, Siti Fadilah Supari menjadi korban dan dijebloskan ke penjara.

Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 1992 ini pun meminta Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk membebaskan Siti Fadilah Supari.

Siti Fadilah Supari, adalah seorang dosen dan ahli jantung yang menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden 2010 hingga 2014. Sebelumnya ia menjabat sebagai Menteri Kesehatan Indonesia dalam Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Siti Fadilah mendekam di penjara karena kasus dugaan korupsi pada bulan April 2012 atas proyek pengadaan alat kesehatan untuk kejadian luar biasa tahun 2005 senilai 15 Milyar Rupiah. Atas perbuatannya itu, negara mengalami kerugian sebesar 6 Milyar Rupiah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya