Berita

Peserta Ijtima Ulama Dunia tetap datang ke Gowa/Net

Nusantara

Tak Punya Izin, Para Peserta Ijtima Ulama Dunia Nekat Tetap Berdatangan

KAMIS, 19 MARET 2020 | 02:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Para peserta Ijtima Ulama Dunia 2020 Zona Asia tetap berdatangan ke Kecamatan Bontomarannu meski tak mendapatkan izin.

"Malam ini ribuan peserta sudah berkumpul, dan jauh-jauh hari sudah kami lakukan koordinasi kepada panitia penyelenggaranya dengan memberikan surat edaran Bupati tentang penundaan acara itu," ujar Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Gowa, Arifuddin Saeni dilansir Antara, Kamis (19/3).

Kedatangan para peserta pun disayangkan pemerintah Kabupaten Gowa. Sebab, kegiatan yang menimbulkan konsentrasi massa tersebut justru dilakukan di tengah wabah virus corona yang kini menjadi perhatian serius di tnah air.


Oleh karenanya, pihaknya mengaku telah melakukan koordinasi dengan penyelenggara. Bahkan pihaknya sudah beberapa kali melakukan rapat koordinasi dengan unsur pengamanan di Kabupaten Gowa sebelum dan sesudah keluarnya surat edaran Bupati Gowa tentang penundaan sementara kegiatan tersebut.

Di sisi lain, Arifuddin megaku pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk membubarkan kegiatan, sehingga penanganan kegiatan itu tersebut dipercayakan kepada aparat keamanan.

"Yang pasti kita tetap bersinergi dengan semuanya termasuk pihak keamanan. Kita tidak punya kewenangan untuk membubarkan kegiatan itu, tetapi upaya-upaya meminimalisir kemungkinan adanya penularan Covid-19 itu kita lakukan," katanya.

Di sisi lain, pihak kepolisian juga memastika acara yang diikuti para peserta dari 48 negara ini tidak memiliki izin keramaian.

"Mereka kemarin minta surat izin, tapi kami enggak keluarkan," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya