Berita

Proses Penyemprotan barang bawaan penumpang rute Internasional/Istimewa

Kesehatan

Setelah Terapkan Social Distancing, Kini Angkasa Pura II Sterilisasi Bagasi Penumpang Rute Internasional

KAMIS, 19 MARET 2020 | 01:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Setelah melakukan pembatasan sosial atau social distancing di sejumlah bandara, PT Angkasa Pura II kini juga melakukan sterilisasi bagasi yang tercatat milik penumpang pesawat rute internasional.

Sterilisasi ini dilakukan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan objek bagasi seperti koper, tas, barang bawaan penumpang yang dimasukkan ke lambung pesawat.

Sterilisasi dilakukan dengan menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh bagasi dengan maksud mencegah risiko penyebaran virus Covid-19.


Penyemprotan dilakukan di break down area atau ketika bagasi tercatat disiapkan untuk menuju conveyor belt pengambilan bagasi oleh penumpang pesawat di dalam terminal kedatangan.

“Per bulan, jumlah penerbangan internasional yang tiba di Soekarno-Hatta berkisar 5.000-6.000 penerbangan. Sementara itu, setiap harinya ada sekitar 6.000 koli  bagasi tercatat di rute internasional. Semua bagasi tercatat di penerbangan internasional yang tiba itu akan kami sterilisasi dengan cairan disinfektan," kata President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/3).

Ke depan, penyemprotan juga akan dilakukan ke bagasi yang tercatat di rute domestik.

Penyemprotan juga sudah dilakukan di seluruh area terminal penumpang di bandara-bandara di bawah perseroan yang dilakukan setiap hari di seluruh sarana yang bersinggungan langsung dengan penumpang pesawat.

“Kami terus memperluas upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Penyemprotan disinfektan sebelumnya sudah dilakukan di dalam terminal penumpang dan masih berlangsung setiap harinya," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya