Berita

Martin Manurung/Net

Politik

3 Hal Yang Harus Dilakukan Pemerintah Dalam Membuat Paket Kebijakan Hadapi Corona

RABU, 18 MARET 2020 | 17:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Fraksi Partai Nasdem DPR meminta pemerintah menyiapkan paket kebijakan yang sifatnya lintas sektor.
 
Pasalnya, kata anggota Fraksi Nasdem Martin Manurung, sejauh ini kebijakan yang dikeluarkan masing-masing menteri hanya terbatas di sektornya sendiri.

Menurutnya, pemerintah harus membuat simulasi dampak Covid-19 terhadap sektor-sektor ekonomi. Martin pun mengurai tiga prioritas kebijakan yang bisa dilakukan pemerintah.


“Sektor-sektor ekonomi yang terdampak langsung. Dugaan saya, misalnya, sektor pariwisata, transportasi, retail (termasuk UMKM retail), dan manufaktur yang human intensive (melibatkan banyak tenaga kerja),” kata Martin kepada wartawan, Rabu (18/3).

Kedua, lanjut Martin, pemerintah harus memilah kembali sektor - sektor tersebut dari melihat kinerja menengah dan mana yang harus diprioritaskan.

“Tujuannya, agar mereka dapat bertahan dan tetap berkontribusi bagi perekonomian. Sementara yang selama ini memang kinerjanya buruk, ditangani nanti,” tambahnya.

Anggota Komisi VI ini juga meminta agar pemerintah membuat skema mempertahankan sisi permintaan kebutuhan masyarakat tetap stabil.

“Misalnya, apakah perlu penurunan suku bunga atau perpanjangan pungutan pajak agar masyarakat tetap memiliki daya beli,” katanya.

“Kebijakan sisi permintaan ini mungkin akan menaikkan inflasi, sehingga perlu diukur batas maksimalnya. Inflasi naik sedikit masih baik, agar pertumbuhan ekonomi bisa dihambat penurunannya,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya