Berita

Lambang Prodem/Net

Politik

Biar Pemda Nggak Jalan Sendiri-sendiri, Prodem Desak Jokowi Nyatakan Darurat Corona

RABU, 18 MARET 2020 | 13:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ratusan orang di Indonesia telah positif terjangkit virus corona baru atau Covid-19. Diperlukan tindakan tegas dari pemerintah agar virus mematikan asal Wuhan, China tersebut tidak menyebar lebih luas.

Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) bahkan mendesak Presiden Joko Widodo untuk meniru negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Perancis, Italia, Kanada, dan Australia yang menyatakan situasi darurat corona.

“Prodem mendesak Presiden Jokowi untuk segera menetapkan dan menyatakan situasi “darurat corona”,” ujar Ketua Majelis Prodem Iwan Sumule kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/3).


Desakan itu bukan tanpa alasan. Iwan Sumule yakin penanganan dan penanggulangan penyebaran corona bisa terpusat, terkoordinasi, dan sistematis dengan penetapan tersebut. Penetapan ini juga untuk menghindarkan pemerintah daerah agar tidak jalan sendiri-sendiri..

“Kita aktivis Pro Demokrasi juga khawatir dengan situasi ekonomi yang semakin memburuk disebabkan penyebaran virus corona,” terangnya.

“Termasuk masuknya TKA China baru di tengah-tengah masa penyebaran corona yang semakin meluas ini,” sambung Iwan Sumule.

Penetapan situasi “darurat corona" dibutuhkan agar penanganan bisa didasarkan pada SOP Kedaruratan. Penyelamatan warga bisa lebih cepat dan lebih terkoordinasi serta sistematis karena dilakukan negara atau pemerintah pusat.

“Jadi bukan membiarkan pemerintah-pemerintah daerah sendiri mengambil alih tanggung jawab dalam penanganan penyebaran corona,” tutupnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya