Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Kalau Masih Maksa, Kita Doakan Semoga Prabowo Tetap Sehat

RABU, 18 MARET 2020 | 12:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo melontarkan pernyataan bahwa Prabowo Subianto masih pantas menjadi calon presiden pada Pilpres 2024.

Menanggapi pernyataan ketua MPR tersebut, pengamat politik dari Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio, mengatakan, tidak masalah dengan usulan Bamsoet agar Prabowo maju kembali.

"Ya boleh saja sih, boleh-boleh saja Bamsoet ngomong begitu, boleh-boleh saja Prabowo maju lagi, kan masih lama juga 2024. Mudah-mudahan saja dia sehat," ujar Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/3).


Namun, dia menyayangkan jika Prabowo kembali maju pada Pilpres mendatang. Hal tersebut menunjukkan tidak adanya regenerasi di tubuh Partai Gerindra yang dia pimpin.

"Terus apa iya dia mau maju lagi? Enggak dikasih regenerasi yang lain. Kan di Gerindra ada Sandiaga Uno, tapi kalau maksa untuk maju kan itu hak dia, doain saja semoga sehat terus," demikian Hendat.

Bambang Soesatyo mengaku tidak terkejut jika Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto menjadi calon presiden terkuat di Pilpres 2024. Dia mengakui hal itu menanggapi hasil survei Cyrus Network.

Survei Cyrus Network menunjukkan elektabilitas Prabowo Subianto masih tertinggi sebagai bakal Capres 2024. Menteri Pertahanan itu menempati peringkat teratas dalam segala macam simulasi dalam survei ini.

Dalam jawaban spontan, bahkan Prabowo mengungguli Joko Widodo yang masih disebut namanya oleh publik. Pada simulasi top of mind ini, Prabowo mendapatkan elektabilitas 18,8 pesen.

Diikut Joko Widodo di 17,6 persen. Kemudian, muncul nama Sandiaga Uno (11,5 persen), Anies Baswedan (8,6 persen), Ganjar Pranowo (5,9 persen), Tri Rismaharini (4,8 persen), Ridwan Kamil (4,3 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (3 persen), Khofifah Indar Parawansa (2,2 persen), Erick Thohir (1,3 persen) dan lainnya di bawah 1 persen.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya