Berita

Zita Anjani desak Pemerintah lebih inovatif dalam membangun tempat-tempat pemeriksaan corona/RMOL

Politik

Jumlah Tempat Pemeriksaan Corona Masih Sangat Kurang, Wakil DPRD DKI Minta Pemerintah Berinovasi

RABU, 18 MARET 2020 | 10:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, mendesak Pemerintah Pusat maupun Pemprov DKI untuk menambah jumlah tempat pemeriksaan virus corona (Covid-19).

Pasalnya, jumlah pusat pemeriksaan yang tersedia hingga saat ini jauh dari kata memadai. Zita pun membandingkan ketersediaan pusat pemeriksaan di negara lain yang sudah jauh lebih banyak.

Karena itu, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini pun mendesak pemerintah memikirkan solusi yang lebih inovatif.


"Di Korsel, tes corona bisa drive thru kaya beli burger di fast food. Hasilnya, dikirim ke aplikasi. Kalau positif, langsung diisolasi. Ada ratusan tempat itu. Di Amerika, ada ratusan, bisa seribu tes sehari. India saja punya 52 titik. Kita masih jauh ini," ungkapnya melalui keterangannya, Rabu (18/3).

Pimpinan DPRD termuda ini juga mendesak pemerintah memberikan rasa tenang kepada masyarakat. Hal itu karena masih banyak masyarakat yang merasa ketakutan kepada virus mematikan yang mulai menyebar dari Kota Wuhan, China, tersebut.

"Saya lihat banyak yang paranoid. Kayak sedang ada teror begitu. Jadi, kesehatannya drop," jelas Zita.

"Tes Covid-19 ini bukan hanya soal memastikan kita sehat, tetapi juga menjaga perasaan kita agar tetap tenang. Saya minta pada pemerintah, segera eksekusi," tegas Zita.  

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya