Berita

Masker habis/Net

Politik

Ekspor Masker Gede-gedean Ke China Bukti Pemerintahan Jokowi Tidak Peduli Kesehatan Masyarakat

RABU, 18 MARET 2020 | 07:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Desas-desus yang beredar di tengah masyarakat soal langkanya masker untuk pelindung dari virus corona atau Covid-19 di Indonesia yang diakibatkan adanya penimbunan atau pengiriman ekspor ke luar negeri, akhirnya terungkap.

Peneliti senior dari Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata, mengatakan, kenaikan angka ekspor masker di Indonesia yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Januari hingga Februari 2020 menjawab keraguan masyarakat yang curiga atas langkanya masker corona menyasar Indonesia.

"Kenaikan angka ekspor ini sejatinya mengkonfirmasi desas-desus yang beredar di masyarakat. Bahwa masker hilang, diborong dan lalu dijual ke manca negara," ucap Dian Permata kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/3).


Apalagi kata Dian, ekspor signifikan yang dilakukan ke tiga negara yakni China, Singapura dan Hongkong merupakan suatu bentuk bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak peduli terhadap kesehatan masyarakatnya sendiri.

"Dalam situasi chaostic soal Covid-19, langkah ekspor atau penimbunan untuk mengeruk keuntungan dari penjualan masker dan produk turunannya menunjukkan bahwa pemerintah kurang aware soal kesehatan masyarakat," tegas lulusan magister Universitas Sains Malaysia itu.

"Soalnya, di atas persoalan politik dan ekonomi ada problem yang lebih penting yakni soal kemanusiaan dan kesehatan," pungkas Dian menambahkan.

Berdasarkan data BPS, Selasa (17/3), kenaikan nilai ekspor produk berkode HS 63079040 ini secara total naik 504.534 persen. Angka itu didapat dari total ekspor 14.996 dolar AS di tahun 2019 menjadi 75,67 juta dolar AS di dua bulan awal 2020.

Kenaikan ekspor paling signifikan terjadi ke China, di mana pada akhir tahun lalu hanya senilai 496 dolar AS menjadi 26,43 juta dolar AS atau meningkat 5,3 juta persen per Februari 2020. Jika dirinci, ekspor masker Indonesia ke China pada tercatat 826,14 ribu dolar AS pada Januari dan 25,60 juta dolar AS pada Februari 2020.

Sedangkan ke Singapura, tercatat 4.451 dolar AS per 2019 menjadi 36,84 juta dolar AS atau naik 827.645 persen per Februari 2020. Rinciannya, sebesar 559.416 dolar AS pada Januari dan 36,28 juta dolar AS pada Februari 2020.

Adapun ekspor masker ke Hong Kong tercatat naik 123.274 persen dari 10.049 dolar AS di akhir 2019 menjadi 12,39 juta dolar AS per Februari 2020. Rinciannya, 1,76 juta dolar AS pada Januari dan 73,90 juta dolar AS pada Februari 2020.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya