Berita

Ade Armando/Net

Politik

Ajak Pendukung Mengkritik Jokowi, Ade Armando: Ada Tanda-tanda Mengkhawatirkan

RABU, 18 MARET 2020 | 06:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Video imbauan untuk mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo yang disampaikan pakar komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando kembali beredar di media sosial.

Dalam video yang beredar, Ade Armando yang terkenal sebagai pendukung Jokowi itu meminta kepada seluruh pendukung mengkritisi sang presiden.

"Bukan mencari-cari kesalahannya, tapi nampaknya ada tanda-tanda mengkhawatirkan dengan nasib Indonesia kalau Jokowi tidak diingatkan," kata Ade Armando seperti dalam video yang beredar, Rabu (18/3).


Ia berujar, segala kebijakan yang dikeluarkan Jokowi sejatinya juga turut menjadi tanggung jawab para pendukung. Sebab, keberadaan Jokowi di kursi RI satu untuk periode keduanya tak bisa lepas dari dukungan yang diberikan para simpatisan dan relawan.

"Kini Jokowi sudah menang, karena itu kita harus menjaga Jokowi jangan sampai salah langkah. Kalau kita mendiamkan sampai kesalahan dilakukan, kita turut bersalah pada rakyat Indonesia," jelasnya.

Dalam video tersebut pula, ia mengaku sadar posisi sebagai presiden tak serta merta membuat kebijakan yang dikeluarkan pemerintah mutlak kehendak Jokowi. Ada variabel lain yang harus diperhitungkan.

"Ada orang-orang kuat di sekelilingnya, ada partai-partai politik, ada DPR, ada pengusaha. Mereka ini adalah pihak-pihak yang terus menganggu Jokowi demi kepentingan mereka," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya