Berita

Pantai Anyer/Net

Nusantara

Corona Tak Surutkan Wisatawan Melancong Ke Pantai Anyer

RABU, 18 MARET 2020 | 04:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kunjungan wisata di Pantai Anyer, Banten hingga kini masih dipadati masyarakat meski Banten sudah masuk status kejadian luar biasa (KLB) virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan pantauan, sejumlah pantai, seperti Pantai Sambolo I, II, dan Mambruk masih saja dikunjungi sejumlah wisatawan, baik dari Banten maupun dari luar.

Salah sorang penjaga pantai Sambolo I, Dayat Kardad (35) mengungkapkan, wabah corona secara signifikan tidak memengaruhi pelancong yang datang ke pantai Sambolo I.


"Alhamdulillah, meskipun sekarang lagi booming soal corona, pantai Sambolo I masih ada saja wisatawan yang datang baik dari sekitar Anyer maupun dari luar Anyer sendiri," katanya dilansir Kantor Berita RMOLBanten, Selasa (17/3).

Ia bahkan membandingkan kasus wabah corona seperti saat ini tak lebih parah dibandingkan kasus tsunami yang terjadi tahun lalu. Di mana dalam bencana alam tersebut membuat wisata di Anyer benar-benar sepi.

"Tidak ada wisatawan sama sekali yang datang baik lokal maupun luar. Tapi untuk kasus corona saat ini, kita masih kedatangan tamu. Seperti yang mas bisa lihat sendiri (sambil menunjuk pasangan muda mudi yang berasal dari jakarta dan Tanggerang yang sedang asik berenang)," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan pedagang makanan jenis otak-otak bernama Holil (32). Ia bercerita, dirinya sudah 10 tahun lalu berjualan di sepanjang Pantai Anyer

Semenjak peristiwa tsunami 22 Desember 2018, Anyer menjadi kota mati selama beberapa bulan.

"Sekarang Anyer sudah kembali ramai seperti dulu, meskipun wabah corona kian menjadi. Akan tetapi, masih ada pengunjung yang datang," tuturnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya