Berita

Romo Benny Susetyo/RMOL

Politik

BPIP Minta Masyarakat Tidak Reaktif Terkait Puluhan WNA di Bandara Haluoleo Kendari

SELASA, 17 MARET 2020 | 19:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Masyarakat dihimbau agar tidak terlalu reaktif menyikapi informasi di media sosial yang justru berpotensi menimbulkan kepanikan berlebih ditengah masyarakat itu sendiri.  

Hal itu menyusul video viral 49 warga negara China berada di Bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, beberapa waktu lalu.

Demikian disampaikan Staff Khusus Dewan Pengarah BPIP Romo Benny Susetyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/3).


"Masyarakat jangan terlalu reaktif, situasi yang semacam ini membuat kepanikan berlebihan," ujar Romo Benny.

Romo Benny mengatakan, informasi yang berpotensi mengarah pada kepanikan sedianya tidak perlu digembar-gemborkan. Meskipun, pemerintah pusat dan daerah juga mesti melakukan langkah antisipatif terkait hal tersebut.

"Maka sekarang saatnya hal yang positif, bagaimana kita memviralkan solidaritas kemanusiaan dimana-mana," katanya.

"Misalnya apa yang dilakukan oleh fakultas kedokteran UI yang membuat pembersih tangan gerakan-gerakan masyarakat yang membagi masker, makanan bergizi. Ini yang sekarang harus diviralkan," imbuhnya menegaskan.

Sebab, kata dia, masalah virus corona merupakan masalah bersama. Kemudian, dalam kondisi seperti saat ini sedianya dijadikan momentum untuk semakin merekatkan hubungan antar sesama dalam solidaritas kemanusiaan sebagaimana Pancasila.

"Komunitas-komunitas gerakan masyarakat untuk membangun solidaritas kemanusiaan itu. Itu yang lebih utama daripada menimbulkan virus kekhawatiran dan ketakutan berlebihan," demikian Romo Benny.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya