Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Tidak Perlu Panik, Ini Kunci Agar Lockdown Berjalan Efektif

SELASA, 17 MARET 2020 | 16:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo tidak perlu takut melakukan lockdown dalam mengatasi sebaran virus corona baru atau Covid-19.

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus) Gde Siriana mengatakan bahwa lockdown memberikan hasil perlambatan penyebaran virus lebih cepat karena mengurangi risiko penularan antar daerah.

Gde Siriana turut membeberkan kunci agar lockdown bisa efektif. Pertama dibutuhkan kepemimpinan Jokowi sebagai pemegang kekuasaan pemerintah yang kuat. Kedua, butuh penegakan aturan-aturan lockdown oleh aparat dan ketersediaan logistik, artinya distribusi logistik antar daerah tetap berjalan baik.


“Ketika pabrik-pabrik dan pasar tutup, maka distribusi logistik yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat selama lockdown harus dapat dijalankan oleh pemerintah,” urainya kepada redaksi, Selasa (17/3).

Untuk itu, Gde Siriana meminta Jokowi untuk kembali menimbang kebijakan secara matang, apakah akan menerapkan social distancing atau lockdown.

“Tetapi apapun itu kerugianmya pemerintah tidak boleh mengorbankan kesehatan masyarakat. Jangan lagi memikirkan ekonomi apalagi kekuasaan,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya