Berita

Mendikbud Nadiem Makarim/Repro

Kesehatan

Gerah Banyak Masyarakat Liburan, Mas Menteri: Keluar Rumah Bisa Mengancam Nyawa Orang Lain

SELASA, 17 MARET 2020 | 02:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masih banyak masyarakat Indonesia yang hingga kini memilih pergi ke tempat wisata dan keramaian di tengah kebijakan pemerintah yang merumahkan kegiatan belajar mengajar dan bekerja karena adanya wabah virus corona atau Covid-19.

Atas dasar itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim melalui sebuah video memperingatkan kepada masyarakat untuk peduli terhadap kesehatannya di tengah wabah virus corona.

"Saya tekankan beberapa hal. Virus corona bukan virus yang bisa diremehkan, ini virus berbahaya dengan tingkat penularan yang sangat cepat," kata Nadiem dalam video yang beredar, Senin (16/3).


Menurutnya, setiap masyarakat memiliki potensi tertular virus yang telah menewaskan ribuan nyawa di dunia ini. Bahkan masyarakat yang tidak memiliki gejala tertular bisa turut berkontribusi membawa corona-19 kepada orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah.

Masyarakat yang tidak mengalami gejala corona, jelas Nadiem, bisa menularkan kepada orang-orang yang rentan, seperti orang lanjut usia, penderita diabetes, hipertensi, dan berbagai macam kondisi kesehatan lainnya.

"Jadi ingat, setiap kali kita keluar rumah, kita bisa mengancam nyawa orang lain," tegas Nadiem yang kerap disapa Mas Menteri ini.

"Mari tunjukkan bahwa Indonesia ini negara dengan asas gotong royong, marilah kita menyelamatkan nyawa masyarakat dengan bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah dari rumah," tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya