Berita

Alvin Lie/Net

Politik

Ombudsman: Pemerintah Jangan Terpaku Pada Standar WHO, Harus Lebih Dari Itu

SENIN, 16 MARET 2020 | 10:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ombudsman menganggap Indonesia masih longgar untuk membatasi penyebarluasan wabah virus corona baru (Covid-19).

Dikatakan oleh anggota Ombudsman, Alvin Lie, Indonesia tidak bisa terlalu fokus pada standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Menurutnya, standar WHO adalah standar minimal yang harus diikuti. Namun, setiap negara memiliki karakteristik berbeda yang juga harus disesuaikan.


"Standar WHO itu adalah standar minimal. Dan negara kita ini mempunyai karakteristik yang berbeda dengan negara-negara lain. Kita perlu melakukan tindakan yang lebih dari itu," ujar Alvin dalam sebuah diskusi pada Minggu (15/3).

Alvin mengatakan, pemerintah tidak hanya melakukan pemeriksaan thermal scanner di kedatangan, namun juga keberangkatan bandara.

Bukan hanya bandara, pemeriksaan juga harus meluas ke lintas batas lainnya.

"Misalnya tidak hanya kedatangan, keberangkatan. Tidak hanya bandara, lintas batas. Stasiun kereta api, stasiun KRL, dan sebagainya," jelasnya.

"Standar WHO itu standar minimal, kita harus lebih dari itu sehingga memberikan rasa aman kepada publik sehingga publik juga tidak panik melakukan hal hal yang tidak semestinya," tegasnya lagi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Venezuela Kecam Keras Serangan Militer AS, Maduro Umumkan Darurat Nasional

Sabtu, 03 Januari 2026 | 19:56

Kemenimipas Siapkan 968 Tempat Kerja Sosial

Sabtu, 03 Januari 2026 | 19:41

Trump Klaim Tangkap Presiden Venezuela Usai Bombardir Caracas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 18:56

Parpol Pragmatis, Koalisi Permanen Tidak Mudah

Sabtu, 03 Januari 2026 | 18:45

Pimpinan Ponpes Gontor Meninggal, Ini Jadwal Salat Jenazah dan Pemakaman

Sabtu, 03 Januari 2026 | 17:54

Sikap Parpol Dukung Pilkada Dilakukan DPRD Bisa Berubah

Sabtu, 03 Januari 2026 | 17:20

Pemilu Digital: Upaya Memutus Tuntas Biaya Tinggi dan Akal-akalan Demokrasi

Sabtu, 03 Januari 2026 | 16:30

Bank Mandiri Sinergi dengan Kemhan Bangun 5 Jembatan Bailey

Sabtu, 03 Januari 2026 | 15:55

Bulog Jamin Stok Beras di Sumatera Aman Usai 70 Ribu Hektare Sawah Terendam Banjir

Sabtu, 03 Januari 2026 | 15:11

Motorola Umumkan Tanggal Peluncuran Razr Edisi Khusus Piala Dunia 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 14:56

Selengkapnya