Berita

Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers, Agus Sudibyo/Net

Politik

Dewan Pers: Wartawan Garda Terdepan Bangsa Atasi Pagebluk Corona

SENIN, 16 MARET 2020 | 08:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebaran virus corona baru atau Covid-19 yang masif membuat para penyaji berita atau wartawan menjadi dilema.

Di satu sisi punya tanggung jawab untuk menyajikan informasi akurat kepada masyarakat, di sisi lain khawatir turut jadi korban yang terjangkir virus mematikan asal Wuhan, China.  

Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers, Agus Sudibyo mengingatkan kepada rekan wartawan bahwa masyarakat sangat membutuhkan informasi terkini soal wabah Covid-19. Ini artinya wartawan harus tetap bekerja mencari, mengolah dan menyajikan berita.


“Sebagian bahkan harus tetap bekerja di lapangan untuk menembus sumber, meliput on the spot dan memantau keadaan,” terangnya dalam akun Facebook pribadi, Senin (16/3).

Agus Sudibyo menyadari bahwa wartawan memang menjadi rawan terpapar Covid-19 jika terjun ke lapangan. Namun demikian, di satu sisi masyarakat juga berhenti disajikan informasi yang akurat.

“Bahkan (sajian informasi) semakin urgent di kala situasi genting seperti sekarang ini,” tambah Head of New Media Research Center Akademi Televisi Indonesia (ATVI) itu.

Untuk itu, dia meminta kepada wartawan yang bertugas untuk tetap menjaga kondisi kesehatan. Wartawan tidak boleh memaksakan diri saat keadaan tubuh sudah memberikan sinyal untuk istirahat.

“Periksakan diri ketika ada tanda-tanda mencurigakan dalam tubuh anda,” saran Agus Sudibyo.

Menurutnya, perusahaan media bertanggung jawab untuk menjamin keselamatan para wartawan, khususnya yang bekerja di lapangan.

Namun yang tak kalah penting, lanjutnya, wartawan jangan sampai menyebarkan informasi spekulatif, simpang siur, hoaks.

“Wartawan, pers adalah garda depan bangsa Indonesia dalam mengatasi pagebluk (wabah) corona ini. Mari berkontribusi sesuai dengan bidang masing-masing,” pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya