Berita

Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Pengamat: Peralihan Kekuasaan Demokrat Ke AHY Bukti SBY Sadar Regenerasi

SENIN, 16 MARET 2020 | 02:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kongres Partai Demokrat resmi menunjuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai suksesor Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum Demokrat.

Menurut pengamat politik dari Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe, penunjukan AHY yang dihasilkan berdasarkan aklamasi itu cukup positif demi regenerasi partai.

"Peralihan kekuasaan dari SBY ke AHY itu sudah bagus, terlepas dari nada-nada minor soal dinasti politik di Demkorat. Sebab SBY sadar melakukan regenerasi kepemimpinan," kata Maksimus Ramses kepada Kantor Berit Politik RMOL, Minggu (15/3).


Ia berpandangan, penunjukan AHY yang tak lain putra bungsu SBY itu jelas sudah melalui pertimbangan yang matang. Meski sejatinya mantan calon Gubernur DKI Jakarta itu belum lama berkecimpung di dunia perpolitikan.

"Termasuk bagaimana peran AHY dalam meningkatkan elektabilitas partai menghadapi Pemilu 2024," tandasnya.

AHY resmi meneruskan kepemimpinan sang ayah dalam Kongres V Partai Demokrat yang digelar di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (15/3). Keputusan itu diambil setelah pimpinan sidang, EE Mangindaan, memverifikasi administrasi calon ketua umum.

Menurut politisi Demokrat, Jansen Sitindaon, AHY mendapat dukungan dari 34 DPD dan 514 DPC Demokrat se-Indonesia. Dukungan yang dikantongi AHY sudah memenuhi persyaratan untuk aklamasi berdasarkan pasal 25 ayat 6 dan 7 Tata Tertib Kongres.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya