Berita

Proses evakuasi ABK Diamond Princess/Net

Kesehatan

Usai 14 Hari Observasi, Para ABK Diamond Princess Tinggalkan Pulau Sebaru

MINGGU, 15 MARET 2020 | 07:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para WNI anak buah kapal (ABK) Diamond Princess telah menjalani proses observasi selama 14 hari di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Saat ini, Minggu (15/3), sebanyak 68 ABK beserta para kru evakuasi dan personel pendamping kesehatan tengah bersiap untuk keluar dari Pulau Sebaru.

Mereka akan meninggalkan Pulau Sebaru dengan menaiki satu unit kapal landing craft utility (LCU) milik KRI Semarang-594 dan dua unit landing craft vehicle personel (LCVP).


Senin (2/3), sebnayak 69 ABK Diamond Princess dievakuasi dari perairan Yokohama Jepang setelah dikarantina di atas kapal atas adanya kasus corona baru (Covid-19).

Mereka ditempatkan di Pulau Sebaru menggunakan KRI dr Soeharso-990 dari PLTU Indramayu.

Selain para ABK, 10 kru evakuasi juga ikut diobservasi oleh 40 pendamping kesehatan dari TNI dan Kementerian Kesehatan.

Kendati begitu, dalam proses observasi, seorang ABK memiliki gejala corona sehingga harus segera dipindahkan ke rumah sakit di Jakarta.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya