Berita

Muhammadiyah/Net

Politik

Antisipasi Corona, Kampus Muhammadiyah Ini Gelar Perkuliahan Online

MINGGU, 15 MARET 2020 | 06:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebaran virus corona baru atau Covid-19 mulai mengkhawatirkan di Indonesia. Tercatat ada sebanyak 96 kasus positif, dengan lima pasien berujung kematian di tanah air.

Beragam stakeholder langsung membuat kebijakan antisipatif. Salah satunya dengan meliburkan siswa dari aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Hal yang sama ternyata dilakukan kampus Muhammadiyah ini. Dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 atau Virus Corona, Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta mengeluarkan kebijakan kuliah online.


Penegasan itu sebagaimana disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik ITB Ahmad Dahlan, Sutia Budi seusai acara Yudisium Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma ITB Ahmad Dahlan Tahun Akademik 2019/2020 pada Sabtu (14/03) di Auditorium Syafruddin Prawiranegara, ITB Ahmad Dahlan, Ciputat, Tangerang Selatan.

"Kami dari bidang akademik memberitahukan kepada para dosen Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta untuk melaksanakan perkuliahan secara online atau e-learning, untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona," ujar Sutia Budi pada Sabtu, (14/3).

Para dosen, sambungnya, sudah diminta untuk menyelenggarakan perkuliahan secara online. Dengan perangkat sistem yang sudah disiapkan, Sutia yakin perkuliahan akan tetap berjalan efektif dan penyebaran virus corona pun bisa diantisipasi.

"Penyebaran virus ini makin tidak terkendali tentu kami harus menjaga dan harus mengantisipasi, kami juga meminta dosen dan mahasiswa tetap waspada dan jangan panik," katanya.

Dari hasil rapat pimpinan, kampus mengambil keputusan dan tindakan preventif untuk belajar secara online, sistem ini juga sudah diterapkan sebagian kampus.

“Semua perkuliahan reguler pagi, reguler malam dan blended e-learning (campuran tatap muka dan belajar online) sudah online semua," tuturnya.

Lebih lanjut Sutia mengatakan pembelajaran secara online ini akan dilaksanakan sampai akhir semester genap 2019/2020, saat ini pihak kampus sudah memberikan informasi perkuliahan melalui pesan berantai aplikasi WhatsApp dan kemudian akan diterbitkan suratnya.

"Kalau jadwal perkuliahannya masih tetap sama. Hanya metode belajarnya saja yang berubah. Senin lusa mungkin kampus sudah mulai sepi. Ya semoga penyebaran virus corona ini cepat berakhir agar kembali normal," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya