Berita

PPP Blora patok biaya pendaftaran bacalon 20 juta/RMOLJateng

Politik

Patok Biaya Pendaftaran Rp 20 Juta, Begini Penjelasan PPP Blora

MINGGU, 15 MARET 2020 | 02:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Blora telah membuka pendaftaran bagi Bakal Calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada 2020, Sabtu (14/3).

Dalam proses pendaftarannya, setiap bacalon dipungut biaya sebesar Rp 20 juta. Rinciannya, biaya pengambilan formulir sebesar Rp 10 juta dan pengembalian formulir Rp 10 juta.

Anggota desk Pilkada PPP Blora, Misbah Munir mengatakan, uang Rp 20 juta tersebut bukan mahar. Namun, akan digunakan untuk survei internal Partai.


"Uang itu nantinya akan kita gunakan untuk survei bacalon. Itu wajib untuk semua bacalon yang daftar. Tapi itu bukan mahar ya," tegas Misbah usai menerima Bacalon pendaftaran.

Misbah mengaku, uang pengambilan dan pengembalian formulir itu hanya berlaku bagi bacalon dari eksternal.

"Iya itu untuk eksternal, di luar kader. Untuk kader sendiri tidak wajib," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Sementara itu, memasuki hari kedua pendaftaran, sudah ada 4 nama yang resmi mendaftar. Satu orang sebagai bacalon Bupati atas nama Abdullah Aminudin, dan tiga wakil bupati, masing-masing, Jariman, Achlif Nugroho Widi Utomo, dan Dony Kurniawan. Ketiganya merupakan kader PPP Blora.

Abdullah Aminudin yang merupakan kader PKB merupakan bacalon yang pertama mengambil formulir. Aminudin mengambil berkas pendaftaran dengan diwakilkan oleh dua orang kepercayaannya, yakni Salaudin dan Aminuddin.

Melalui perwakilannya, Aminudin mengaku tidak mempermasalahkan adanya uang pendaftaran dan pengembalian berkas sebesar Rp 20 juta.

"Ngak apa-apa Mas. Setiap partai pasti punya kebijakan internal masing-masing. Tadi saya juga langsung serahkan Rp 10 juta kepada panitia, saat pengambilan berkas pendaftaran," ucap Salaudin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya