Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono/Net

Politik

Tak Akan Undang Jokowi Di Kongres, Hinca Panjaitan: Inilah Bedanya Demokrat

SABTU, 14 MARET 2020 | 02:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kongres V yang digelar Partai Demokrat di Jakarta Convention Center, Senaya, Minggu (15/3) mendatang tak akan mengundang Presiden Joko Widodo.

Sekjen Demokrat, Hinca Panjaitan beralasan, tidak diundangnya presiden lantaran kongres tersebut membahas kerja internal partai.

“Inilah bedanya Demokrat dengan partai lain. Kami lakukan kerja internal, kami tidak mengundang siapa pun, termasuk Presiden Jokowi,” urai Hinca di Taman Politik DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jumat (13/3).


Selain itu, lanjut Hinca, berkenaan dengan antisipasi virus corona, pihak steering commite atau panitia pelaksanan telah menyampaikan kepada SBY, Presiden Joko Widdoo, Kapolri, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bahwa Kongres Demokrat akan menerapkan standar protokol corona WHO saat kongres berlangsung.

“Pak Jokowi kami beritahukan, (Demokrat) mau ada kongres tanggal 15 besok, dan memberitahu agar setelah selesai kongres ini nanti terpilih pengurus baru, berkenan menerima,” katanya.

“Jadi Demokrat, dengan pimpinan baru akan laporkan hasinya ke presiden sebagai pembina politik tertinggi di Indonesia,” tambahnya.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Demokrat ini kembali menegaskan bahwa Kongres V Demokrat tidak mengundang pihak pemerintah.

“Tidak diundang, jadi ini (acara) internal Partai Demokrat," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya