Berita

Ilustrasi Partai Dmeokrat/Net

Politik

Ditanya Siapa Pengganti SBY, Hinca Panjaitan: Jangan Tanya Hasil Sebelum Lihat Pertandingannya

JUMAT, 13 MARET 2020 | 21:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

. Nama calon pengganti Susilo Bambang Yudhoyono hingga kini belum dibuka oleh Partai Demokrat. Meski banyak isu liar di luaran yang mengatakan bahwa putra pertama dan kedua SBY akan bersaing merebut tahta Ketua Umum sang ayah.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan pun masih merahasiakan nama-nama calon Ketua Umum Partai Demokrat. Dia menganalogikan dengan pertandingan sepak bola, yang tidak dapat bisa diprediksi siapa yang bakal menang di medan pertandingan.

“Siapa orangnya? Tunggu Kongres, jangan kau tanya hasil tanding Atletico Madrid vs Liverpool sebelum kau lihat pertandingannya,” kata Hinca saat menggelar konferensi pers di Taman Politik DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jumat (13/3).


Hinca menerangkan, Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, bakal menyelesaikan jabatannya sebagai ketua umum partai berlambang Mercy itu. Dipastikan pemimpin partai yang jaya saat SBY menjadi Presiden itu merupakan sosok yang baru.

“Pak SBY mau menyelesaikan nya soft landing tadi. Siapa yang akan tampil? Kami pastikan bahwa kongres ini menghasilkan pemimpin baru. Pemimpin yang bisa menambahkan sesuatu buat kami,” tandasnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya