Berita

Sandiaga Uno saat hadiri forum ekonomi bertemakan Corona/RMOL

Politik

Khawatir Ekonomi Jeblok Karena Corona, Sandiaga Uno Kirim Pesan Ke Jokowi Cs

JUMAT, 13 MARET 2020 | 20:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Laju pertumbuhan ekonomi RI mulai menunjukkan angka kemerosotan. Pada kuartal 1 2020, pertumbuhan ekonomi dalam negeri diprediksi turun di bawah 5 persen oleh sejumlah ekonom.

Hal ini kemudian dikomentari pengusaha sekaligus politisi Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno, dalam economic forum bertajuk "Oppositions Leader Economic Forum: Selamatkan Ekonomi Indonesia di Tengah Covid-19", di Auditorium Perpusatakan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).

Sandiaga Uno mengaku khawatir dengan memuncak wabah virus corona baru (Covid-19), yang kekinian telah masuk ke Indonesia.


Menurutnya, dampaknya akan kentara pada laju industri di dalam negeri yang kemungkinan akan berhenti, karena ekspor impor yang biasanya dilakukan ditutup aksesnya oleh beberapa negara.

Hal ini pun berimbas kepada lapangan pekerjaan bagi masyarakat, yang ujungnya turut mempengaruhi daya beli atau konsumsi masyarakat di Indonesia.

"Karena ekonomi ini akan bergejolak, kita harus pastikan bahwa masyarakat bisa menjaga penerimaannya, tidak di PHK dan fokus utama adalah penerimaan lapangan kerja," ujar Sandiaga Uno

Untuk itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini memberikan sejumlah pesan kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo dan kabinetnya.

"Saya menitip pesan kepada pemerintah bahwa harus people first, utamakan masyarakat, baik keselamatan masyarakat dari segi kesehatan maupun dari segi ekonominya," ujar Sandiaga Uno.  

Beberapa pesan darinya yang bisa dilakukan pemerintah, alih-alih untuk menjaga konsumsi masyarakat diantaranya menjaga suplai barang kebutuhan pokok. Cara ini menurutnya, bisa menjadi optimisme di tengah masyarakat dalam menghadapi wabah Covid-19.

"Sehingga ancaman covid-19 ini tidak akan mendisrupsi suplai daripada barang-barang apalagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Ini biasanya diikuti dengan kenaikan harga-harga," katanya.

Selain itu, rantai distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat juga harus diusahakan berjalan lancar. Oleh larenanya ia meminta agar pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan yang sifatnya menyederhanakan arus keluar masuk barang kebutuhan pokok.

"Dengan dua langkah ini, kita harapkan kebijakan people first yang mengutamakan masyarakat itu bisa kita lakukan," demikiam Sandiaga Uno.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya