Berita

Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono/Net

Politik

Di Kongres V Demokrat SBY Bakal Sampaikan Pidato Terakhir Sebagai Ketum

JUMAT, 13 MARET 2020 | 20:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrat bakal menggelar Kongres V di Jakarta Convention Centre, Jakarta Pusat, Minggu (15/3). Dalam hajatan akbar itu, SBY bakal menyampaikan pidato terakhirnya sebagai Ketua Umum.

Pernyataan tersebut terlontar dari Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan saat konferensi pers di Taman Politik DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jumat (13/3).

"Mungkin teman-teman juga bertanya, salah satu puncaknya, Ketum Pak SBY akan menyampaikan pidato politiknya sebagai ketum yang terakhir," ujar Hinca saat memberikan keterangan pers di Kantor DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).


Pidato terakhir SBY itu, lanjut Hinca, bakal dinanti-nanti masyarakat Indonesia. Pasalnya, isi pidato tersebut SBY akan menyampaikan pandangannya mengenai sejumlah isu yang tengah berkembang di Indonesia.

"Dan karena itu akan sangat bagus untuk bangsa dan negara, masyarakat, kader-kader, dan juga media yang sudah lama menunggu suara beliau. Dan itu sudah kami siapkan juga," katanya..

Hinca juga menuturkan, SBY ingin mengakhiri kepemimpinan selama dua periode di Demokrat dengan baik.

"Beliau menyampaikan bahwa jika ia sebagai Presiden dua peridoe beliau soft landing, menyelesaikan tugas-tugasnya, menyentuh garis finis sampai di ujung. Ia juga akan soft landing di dalam kongres yang akan kami buat di kongres kelima," tuturnya.

Meski begitu, Hinca belum mau menyebutkan siapa-siapa saja yang akan menjadi kandidat pengganti SBY. Termasuk dua putra SBY yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

"Siapa orangnya? Tunggu di kongres," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya