Berita

Survey Cyrus Network/RMOL

Politik

Hasil Survei Cyrus Network: Jika PT Tujuh Persen, Maka PDIP Dan Gerindra Yang Lolos Parlemen

JUMAT, 13 MARET 2020 | 17:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Lembaga Cyrus Network menggelar survei nasional pada 24 hingga 30 Januari 2020. Survey tentang isu aktual politik dan pemerintahan terkini itu dilakukan di 34 provinsi di Indonesia.

Salah satu hasil surveinya adalah soal Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.

Direktur Eksekutif Cyrus Network Eko Dafid Afianto mengatakan, hasil tersebut diambil dari sampel pertanyaan; jika Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 dilaksanakan pada hari ini, Caleg dari partai mana yang akan dipilih.


"Jika Pemilihan Legislatif 2024 dilaksanakan ada hari ini, dan di hadapan Anda ada kertas suara seperti ini, partai mana yang akan Anda pilih sebagai wakil Anda di DPR RI?," ujar Eko Dafid Afianto saat merilis hasil surveinya, di Hotel Morrissay, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).

Hasilnya, PDI Perjuangan mendapatkan urutan pertama selaku partai mayoritas pemilih dengan presentase 24,8 persen. Disusul Partai Gerindra dengan 14,1 persen, PKS 5,9 persen, Partai Golkar 5,9 persen, dan PKB 4,3 persen.

Kemudian, Partai Demokrat 4,1 persen, PAN 2,2 persen, Partai Nasdem 2,1 persen, PPP 1,5 persen, Partai Berkarya 0,7 persen, Partai Perindo 0,6 persen, Partai Hanura 0,2 persen dan posisi buncit ada PSI dengan 0,2 persen.

Survei yang digelar sejak 24-30 Januari 2020 dan melibatkan 1230 responden ini menggunakan metode random sampling dengan margin of error 2,85 dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Merujuk data tersebut, jika diterapkan ambang batas parlemen atau Parliamentary Treshold (PT) 7 persen, maka hanya ada dua partai yang akan lolos parlemen yakni PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.

Sekadar informasi, usulan PT 7 persen bermula dari petinggi dari Partai Nasdem dan Golkar. Kedua partai ini mengusulkan agar PT 7 persen dan berlaku secara nasional.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya