Berita

PBNU ikut bentuk satgas untuk mengatasi virus corona di Indonesia/RMOL

Politik

Jalin Koordinasi Dengan Pemerintah, PBNU Bentuk Satgas Cegah Covid-19

JUMAT, 13 MARET 2020 | 15:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) punya perhatian cukup besar terhadap wabah virus corona yang tengah melanda Indonesia. Kegiatan sosialisasi hingga pembentukan Satgas jadi upaya PBNU dalam membantu mengatasi penyebaran virus corona.

Kegiatan sosialisasi pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 ini dilaksanakan di Gedung PBNU, Jakarta Pusat Jumat (13/3).

Acara yang bertajuk "Gerakan Cegah Covid-19 NU" berisi tentang penerapan standarisasi protokol NU cegah virus corona, peresmian Posko Covid-19 NU, screening, dan penyemprotan disinfektan.


Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, H Andi Najmi Fuadi menyatakan, PBNU telah memiliki tim khusus yang berkonsentrasi dalam mencegah Covid-19. Tim tersebut bernama 'Satgas PBNU Cegah Covid-19' di bawah koordinasi Bendahara Lembaga Kesehatan PBNU, H Makki Zamzami.

Satgas yang dibentuk PBNU ini juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah dalam menangani Covid-19. Tak hanya itu, kegiatan serupa juga akan dilakukan oleh NU di tingkat wilayah dan cabang di seluruh Indonesia.

Koordinator Satgas PBNU Cegah Covid-19, H Makki Zamzami menyatakan, pihaknya mengupayakan agar warga NU dan masyarakat secara luas dapat memahami tentang Covid-19 dan bisa mencegahnya agar tidak terinfeksi  coronavirus. Sehingga tidak panik dalam meresponsnya.

"Oleh karena itu beberapa protokoler terutama dari NU yang amaliyahnya banyak, seperti tahlilan maulid dan lain-lain wajib dari kita untuk memberitahukan informasi dan membuat SOP di setiap kegiatan-kegiatan, terutama kantor-kantor NU," kata Makki.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya