Berita

Metya Hafidz (berkemeja kuning)/RMOL

Politik

Wabah Corona Masuk Bencana, Komisi I Minta Prabowo Perketat Wilayah Perbatasan

JUMAT, 13 MARET 2020 | 13:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI menilai wabah virus corona baru atau covid-19 sudah masuk kategori bencana. Karena itu, Kementerian Pertahanan yang dipimpina oleh Prabowo Subianto melakukan pencegahan wabah corona di wilayah-wilayah perbatasan. Kementerian Pertahanan merupakan mitra kerja Komisi I.

Demikian disampaikan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafidz di sela-sela diskusi publik bertajuk "Bersatu Melawan Corona" yang digelar DPP Partai Golkar di Litle League Caffe, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/3).
 
"Ini sudah menjadi mitra kami Kemhan-TNI, karena ini termasuk bencana, artinya tidak ada keraguan lagi, masuk membantu. TNI yang banyak berada di lingkaran perbatasan juga harus ditingkatkan dan dilibatkan," kata Meutya Hafidz.


Menurut Meutya Hafidz, Indonesia selaku negara kepulauan yang memiliki banyak akses pintu masuk mesti dijaga ketat agar penyebaran virus corona bisa diantisipasi.

"Kalau kita hanya menjaga jalur udara saja maka tidak akan efektif melakukan sterilisasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Komisi I DPR RI juga mengimbau Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) agar tidak melakukan pemulangan terhadap WNI yang berada diluar negeri. Sebab, hal itu sedikit banyaknya akan memiliki resiko. 

"Untuk Kementerian Luar Negeri, opsi pemulangan. Intinya, untuk WNI di luar negeri, menurut hemat kami, belum perlu dilakukan pemulangan dulu untuk saat ini. Karena negara-negara lain seperti German dan Itali sudah melakukan lock down, Filipina juga," demikian Meutya Hafidz.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya