Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

Lockdown Tidaknya Jakarta Harus Libatkan Kajian Para Ahli

KAMIS, 12 MARET 2020 | 21:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah ahli dan pakar diminta untuk melakukan kajian mendalam dan komprehensif guna menentukan status DKI Jakarta terkait dengan penyebaran virus corona atau Covid-19. Salah satunya mengenai wacana lockdown atau menutupan akses keluar masuk.

"Nah soal lockdown itu masalah klinis. Kami minta para ahli berpendapat lah melakukan kajian yang sistematis, komprehensif bagaimana seharusnya supaya lebih banyak warga negara kita terlindungi," ujar anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3).

Menurut politisi PAN ini, rekomendasi dari para pakar dan ahli soal perlu atau tidaknya DKI Jakarta dilockdown untuk mencegah penyebaran virus corona, sedianya perlu diindahkan.


"Jangan sampai nanti udah makin runyam baru diambil tindakkan," sambung Saleh Daulay.

Wakil Ketua Fraksi PAN di DPR RI ini berpandangan, kajian tersebut perlu, bukan hanya agar Jakarta terhindar corona, melainkan juga sebagai masukan bagi pemerintah pusat.

"Undanglah para ahli kita, akademisi, perguruan tinggi, dan lembaga-lembaga penelitian untuk memberikan masukan kepada pemerintah kita," demikian Saleh Daulay.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya