Berita

Bhayangkara FC akan lakoni laga kandang pertama musim ini tanpa penonton/BhayangkaraFC

Sepak Bola

Masih Terdampak Corona, Laga Bhayangkara Vs Persija Bakal Digelar Tanpa Penonton

RABU, 11 MARET 2020 | 17:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pertandingan Liga 1 2020 pekan ke-3 kembali menelan 'korban'. Terutama pertandingan yang digelar di Jakarta.

Setelah Persija vs Persebaya ditunda akibat kebijakan yang dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta terkait wabah virus corona, laga kandang pertama Bhayangkara FC di Liga 1 2020 pun nyaris mengalami nasib yang sama.

Laga yang dijadwalkan dilangsungkan di Stadion PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta ini memang tidak mengalami perubahan jadwal, yaitu pada Sabtu (16/3) mendatang. Tapi pertandingan penuh gengsi karena bakal mempertemukan sejumlah pemain bintang ini dipastikan tanpa penonton.


Berdasarkan surat izin yang dikeluarkan kepolisian bernomor B/613/III/YAN.2.1/2020/Restro Jaksel, pertandingan bisa dilaksanakan tapi tanpa penonton.

“Kami sudah menerima surat tersebut. Pada intinya, kita semua harus menghormati dan mematuhi apa yang sudah diputuskan oleh pemerintah. Dalam hal ini, pihak kepolisian dan pemerintah setempat yang meminta untuk tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan pengumpulan banyak orang,” ucap Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Cucu Somantri, Rabu sore (11/3).

Untuk diketahui, pekan lalu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta mengeluarkan surat imbauan untuk tidak melakukan kegiatan yang mengundang massa. Surat bernomor 27/2020 dikeluarkan berkaitan dengan peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi virus corona.

“Jadi, jelas, dua hal tersebut menjadi pertimbangan utama kami untuk menjelaskan ke publik bahwa laga Bhayangkara versus Persija digelar tanpa penonton. Sedangkan untuk pertandingan lainnya pada pekan sama yang dilangsungkan di luar Jakarta, tetap berlangsung normal, digelar dengan penonton,” tandas Cucu.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya