Berita

Pedagang rempah mengaku jualannya kini lebih cepat laku/RMOLJateng

Nusantara

Terdampak Virus Corona, Harga Rempah Naik Hingga Lebih Dari 200 Persen!

RABU, 11 MARET 2020 | 09:50 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Harga rempah di Pasar Tradisional Gayamsari, Kota Semarang, terus mengalami kenaikan. Hal ini terjadi sejak isu penyebaran virus corona mulai memasuki Indonesia. Bahkan, kenaikan harga jahe merah lebih dari 200 persen.

Tak hanya jahe merah, kenaikan harga juga terjadi di bahan rempah lainnya. Seperti jahe, temulawak, kunir, dan serai. Kenaikan harga sejumlah bahan dasar obat atau jamu tradisional ini diketahui mulai terjadi sejak dua pekan terakhir.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJateng, sejumlah pedagang mengaku sejak isu penyebaran virus corona, permintaan rempah-rempah di masyarakat mengalami kenaikan tinggi. Hampir setiap hari, pembeli rempah terus memborong rempah untuk dijadikan obat atau minuman.


"Dulu, sebelum ada isu virus corona, 5 kilo baru habis 2 hari lebih. Sekarang 10 kilo bisa satu hari habis," ujar Partini, salah seorang pedagang rempah di Pasar Gayamsari, Selasa (10/3).

Di Pasar Gayamsari, untuk harga jahe biasa yang semula Rp 30 ribu per kilo, saat ini mencapai Rp 60 ribu. Sedangkan jahe merah yang semula Rp 40 ribu saat ini mencapai Rp 90 ribu.

Temulawak yang semula Rp 6.000, saat ini Rp 10 ribu. Sedangkan Serai, yang semula Rp 7.000 sekarang mencapai Rp 13.000 hingga Rp 15.000.

"Rata rata pembeli mengaku sudah mulai kesulitan mencari rempah. Kalau kenaikan ini memang dari distributornya. Alasannya kebanyakan dikirim ke kota-kota besar dan luar Jawa," tambah Partini.

Para pedagang memprediksi, harga rempah akan terus mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan. Terlebih kasus corona di Indonesia masih belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya